Observasi Suatu Krisis
Kemampuan membaca siswa Taiwan dalam penilaian internasional tidak buruk, tetapi Huang Kuo-chen memperhatikan sebuah masalah struktural: banyak siswa mampu "menyelesaikan membaca" sebuah artikel, namun tidak mampu "memahami"nya — mereka bisa menemukan kata kunci di dalam artikel, tetapi tidak bisa memahami logika artikel, menilai keandalan informasi, atau menerapkan pengetahuan yang dibaca ke situasi baru.
Ini bukan masalah siswa, melainkan masalah sistem pendidikan. Sistem ujian Taiwan melatih siswa lama kelamaan untuk "mencari jawaban", bukan "memahami masalah".
Pin Hsueh Tang dan 《Pemahaman Membaca》
Tahun 2013, Huang Kuo-chen mendirikan "Pin Hsueh Tang (品學堂)", dan menyusun majalah pelajaran 《Pemahaman Membaca (閱讀理解)》 — sebuah bahan ajar yang dirancang khusus untuk mengembangkan literasi membaca.
Berbeda dari tes membaca umum, soal 《Pemahaman Membaca》 menekankan "proses berpikir" bukan "jawaban benar": siswa perlu menganalisis struktur teks, membandingkan sudut pandang berbeda, mengidentifikasi posisi penulis dan strategi retorika.
Majalah pelajaran ini saat ini telah masuk ke ratusan SD, SMP, dan SMA di seluruh Taiwan, menjadi salah satu bahan ajar paling luas digunakan dalam pendidikan literasi membaca di Taiwan.
Mendorong Pendidikan Literasi
Pekerjaan Huang Kuo-chen sangat selaras dengan semangat inti Kurikulum 2019 (Kurikulum 108) Taiwan (kurikulum baru yang berlaku sejak 2019). Kurikulum 108 menekankan pembelajaran "berorientasi literasi", mengurangi menghafal tanpa pemahaman, meningkatkan pengembangan kemampuan berpikir kritis dan penerapan.
Huang Kuo-chen dan tim Pin Hsueh Tang menyediakan pelatihan guru bagi banyak sekolah dan guru, membantu guru beralih dari "mengajar isi" ke "mengajar berpikir".
Ia juga anak dari penulis terkenal Taiwan, Huang Chun-ming (黃春明). Dua generasi ayah-anak, satu menggunakan sastra menuliskan vitalitas lokal Taiwan, satu menggunakan pendidikan mengembangkan kemampuan generasi mendatang untuk memahami dunia ini.
Bacaan Lanjutan
- Yeh Ping-cheng (葉丙成): Profesor Universitas Taiwan, pengembang platform pembelajaran bergamifikasi PaGamO
- Lu Kuan-wei (呂冠緯): Ketua Dewan Direksi Platform Pendidikan Junyi, inovator pendidikan yang meninggalkan profesi dokter untuk mengajar
- Huang Chun-ming (黃春明): Maestro sastra lokal Taiwan, ayah Huang Kuo-chen
- Yen Chang-shou (嚴長壽): Bapak pariwisata yang berdedikasi untuk pendidikan daerah terpencil