Ringkasan 30 Detik: Pada Juli 1980, Pemerintah Kota Taipei menetapkan bukit ini sebagai "lokasi taman nomor 297" 1. Sejak saat itu, lebih dari 200 rumah yang dibangun secara ilegal memasuki status "menunggu pembongkaran". Pada 25 Juni 1993, pemerintah kota secara resmi mengumumkan penggusuran 2; pada 20 Juli 1994, walikota Huang Da-zhou memerintahkan pembongkaran 46 bangunan militer yang sah 2; dan pada Desember 1993, lebih dari 40 rumah di area tepi air dibongkar oleh pemerintah kota 2. Namun, setelah gerakan anti-penggusuran Taman Nomor 14 dan 15 pada 4 Maret 1997 3, arah pemerintah kota mulai melunak—pada tahun 1999, Kepala Biro Kebudayaan pertama, Long Ying-tai (龍應台), mengusulkan konsep "Desa Seni Miskin" 4; pada Februari 2004, Treasure Hill ditetapkan sebagai bangunan bersejarah pertama di Taiwan yang "terdaftar secara keseluruhan permukiman" 2; dan Desa Seni Internasional resmi dibuka pada 2 Oktober 2010 5. Keputusan penggusuran selama 30 tahun akhirnya menjadi permukiman "koeksistensi seni-hunian" yang dihuni oleh lebih dari 500 seniman dari lebih dari 40 negara 5—tempat di mana kuil Guanyin (觀音寺) yang direnovasi besar pertama kali pada tahun 1791 6, sekelompok penghuni mandiri dari era 1960-an, lebih dari 20 penduduk asli yang bertahan, dan para kreator internasional yang berganti setiap tiga bulan, hidup bersama di bukit kecil setinggi 46 meter di tepi Sungai Xindian 7. Artikel ini ingin mengatakan: selama 30 tahun ketika Treasure Hill berubah dari "bangunan ilegal" yang tercemar menjadi studi kasus internasional, ini bukanlah kisah inspiratif wisata, melainkan model mikro bagaimana masyarakat sipil Taiwan secara keras menantang otoritas perencanaan kota.
Lampu-lampu di Lereng Bukit Menyala pada Pukul Lima Sore

Foto kosong permukiman Treasure Hill tahun Oktober 2018. Foto: Biro Kebudayaan Kota Taipei, 2018-10-05. Lisensi melalui Wikimedia Commons (Atribusi).
Keluar dari Stasiun Gongguan MRT Pintu Keluar 1, belok kanan ke Gang 90, Sektor 4 Jalan Roosevelt, lalu belok kiri ke Jalan Tinzhou, dan terus berjalan hingga belok kanan di Gang 230, Sektor 3—sekitar 5 sampai 7 menit 8. Jika ini kunjungan pertama, Anda mungkin tersesat, karena pintu masuk gang ini tampak seperti gang biasa di Gongguan, tanpa papan nama "akan memasuki permukiman bersejarah". Setelah melewati keramaian Pasar Sumber Air dan kawasan komersial Gongguan, berjalan dua sudut jalan lagi, tiba-tiba muncul sebuah bukit kecil.
Itulah Treasure Hill.
Pada pukul lima sore, mahasiswa yang baru selesai kuliah siang di National Taiwan University (NTU) atau wisatawan yang baru keluar dari NET Gongguan akan menaiki jalan setapak menuju gunung di Gang 14, Gang 230 8. Belokan pertama adalah fasad genteng merah Kuil Guanyin—kuil yang direnovasi besar pertama kali pada tahun 1791 6, yang menyembah Buddha Guanyin, dan kini membungkus struktur kuil satu lantai yang lama sepenuhnya di dalam bangunan baru bertingkat; Anda bahkan bisa melihat ukiran atap kuil tua dari dekat saat mendaki ke atas 9. Semakin ke atas, jalur mulai menjadi tidak beraturan—gang berkelok-kelok, tangga miring, orientasi rumah asimetris, dan beberapa kusen pintu bertuliskan "Rumah Lin", "Rumah Chen", atau "Mama Zhang", sementara jendela lain memajang papan pengumuman "#14 Studio Seniman" atau "Open Studio".
Jika Anda tiba pada pukul setengah enam, Anda akan melihat lampu-lampu di kompleks bangunan lereng menyala satu per satu. Di balik setiap lampu terdapat orang yang berbeda.
Lampu pertama yang menyala adalah ruang tamu seorang veteran berusia lebih dari 80 tahun di sebelah Kuil Guanyin—ia telah tinggal di sini sejak era 1960-an, ketika lereng bukit ini masih merupakan lahan militer Komando Pertahanan Utara Taiwan 2, dan ia adalah salah satu dari puluhan penghuni bekas tentara asing yang dibangun dengan izin komando. Lampu kerja studio seniman menyala di bagian tengah—mungkin seorang seniman visual dari Seoul yang datang untuk residensi selama tiga bulan pada tahun 2026, sedang menyesuaikan karya instalasi menggunakan proyektor 10. Di dekat puncak gunung, lampu koridor asrama pemuda menyala—mahasiswa dari Jerman, Swedia, Kanada, dan Thailand menginap semalam, di mana percakapan antara para pelancong yang bercampur bahasa Inggris dan Mandarin kaku dapat terdengar.
Empat lapisan orang tinggal di bukit yang sama: penduduk asli yang bertahan sejak era 1960-an, Kuil Guanyin dari tahun 1791, seniman internasional yang berresidensi sejak 2010, dan para pelancong yang menginap. Keempat kelompok ini nyaris tidak ada 30 tahun lalu—karena perencanaan kota pada tahun 1980 telah menetapkan bukit ini sebagai "lokasi taman" 1.
📝 Catatan Kurator: Artikel wisata biasa menggambarkan Treasure Hill sebagai kisah inspiratif "desa veteran menjadi desa seni", tetapi narasi ini menghilangkan tiga hal. Pertama, Treasure Hill awalnya sama sekali tidak dianggap sebagai "desa veteran"—pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan) tidak pernah mendaftarkannya; semua rumah adalah ilegal, dan penghuninya terdiri dari veteran asing yang pensiun, pekerja dari bagian tengah dan selatan yang naik ke utara, serta penduduk pinggiran kota 7. Kedua, bukit ini nyaris dibongkar selama 30 tahun—setelah ditetapkan sebagai lokasi taman pada tahun 1980, ada tindakan pembongkaran nyata pada tahun 1993, 1994, dan 2001; ini adalah pertarungan terpanjang dalam sejarah gerakan konservasi Kota Taipei 2. Ketiga, di balik istilah "koeksistensi seni-hunian", terdapat kompromi yang dipaksakan oleh Organisasi Reformasi Perkotaan OURs pada tahun 2003 antara tuntutan yang awalnya bertentangan: "konservasi budaya vs hak tempat tinggal" 11. 30 tahun ini mengubah pandangan Taiwan secara keseluruhan terhadap "bangunan ilegal", "permukiman rentan", dan "otoritas perencanaan kota". Keputusan pemerintah kota pada tahun 1997 untuk beralih dari "bongkar total" menjadi "konservasi di tempat" tidak hanya memengaruhi Treasure Hill.
Kuil Guanyin Tahun 1791, Lapisan Sejarah Pertama Treasure Hill
Untuk memahami Treasure Hill, kita harus membedakan dua hal—"Kuil Treasure Hill" dan "Permukiman Treasure Hill" adalah dua garis waktu sejarah yang berbeda. Kuil datang lebih dulu; permukiman datang belakangan, terpisah hampir 170 tahun.
Kuil Guanyin di Treasure Hill dibangun di Gang 14, Sektor 3, Jalan Tinzhou, Distrik Zhongzheng, Kota Taipei, berdekatan dengan Jembatan Fuhe dan tepi Sungai Xindian 96. Lokasi kuil dipilih di lereng selatan Gunung Guanyin (juga disebut Gunung Hu Kong), karena "dibangun di tebing gunung, sehingga dinamakan 'Gunung' (巖)" 6.
Ada dua versi mengenai tahun pendirian. Sebagian besar literatur mengutip Damsui Hall Annals yang diterbitkan selama Dinasti Qing Tongzhi, yang menyatakan bahwa Treasure Hill dibangun oleh Guo Zhi-heng (郭治亨) dan putranya dari Anxi, Quanzhou, pada masa Kangxi (akhir abad ke-17) 912. Namun, berdasarkan prasasti "Pabellon Guanyin" yang didirikan oleh Jian Sheng You Da-chuan pada tahun ketiga Qing Jiaqing (1798), ditambah penelitian sejarah pemukiman yang menunjukkan bahwa area Gongguan baru mengalami pemukiman signifikan sekitar tahun 1770-an, beberapa sarjana berpendapat bahwa tahun pendirian seharusnya lebih dekat dengan era Qianlong 69.
Yang pasti adalah—pada tahun ke-56 Qingqianlong (1791), Treasure Hill menjalani renovasi besar pertama, memperluas sayap timur dan barat 6. Pada tahun ketiga Daoguang (1822), biksu Xin Qian juga membangun kembali Treasure Hill, menambahkan aula Buddha, aula jasa, menara relik, dan memperluas aula depan serta koridor di depan kuil 9. Struktur utama yang kita lihat hari ini adalah hasil renovasi Dinasti Qing. Pilar batu, pagar batu, ukiran batu, ukiran kayu, dan prasasti yang tersisa di dalam kuil masih merupakan artefak asli dari era Qing; yang paling terkenal adalah "Pabellon Guanyin" tahun 1798 96.
📝 Catatan Kurator: Struktur "kuil di dalam kuil" Kuil Guanyin patut diperhatikan. Renovasi dan perbaikan selama bertahun-tahun kekurangan konsep desain tukang kayu besar yang seragam; sebagian besar dilakukan oleh kontraktor sipil skala kecil secara berkala, sehingga metode konstruksi dan gaya komponen tampak campur aduk atau kolase 9. Namun, "kolase" ini justru membentuk fitur arsitektur paling mengesankan dari Treasure Hill—struktur baru bertingkat sepenuhnya membungkus struktur tua satu lantai; Anda dapat melihat ukiran atap kuil lama dari dekat saat mendaki tangga. Dalam satu kuil, terdapat lapisan bahasa arsitektur dari era Qing tahun 1791, rekonstruksi Daoguang tahun 1822, dan ekspansi kontemporer pada tahun 1996 9. Pada tahun 1974, Treasure Hill pernah ditetapkan sebagai situs bersejarah penting, tetapi dicabut karena "renovasi yang kehilangan nuansa kuno", baru kemudian didaftarkan kembali oleh Pemerintah Kota Taipei sebagai situs bersejarah kota pada tahun 1997 136. Sebuah kuil memiliki empat lapisan waktu—era Qing, era Jepang, pasca-perang, dan kontemporer—dan atribut "kolase" yang berlapis ini kemudian menjadi gen material dari permukiman ilegal di bawah bukit.
Melihat ke atas gunung dari Kuil Guanyin, selama 158 tahun antara 1791 hingga 1949, bukit tersebut terutama adalah kuil, lahan pertanian jarang, dan area pemakaman, ditambah beberapa penghuni yang menambang pasir Sungai Xindian atau petani di daerah itu yang tersisa dari era Jepang 2. Selama Perang Dunia II, tentara Jepang pernah mendirikan unit artileri berat di Treasure Hill dan membangun bunker bawah tanah serta barak militer di lereng selatan untuk menyimpan amunisi—bangunan-bangunan ini kemudian menjadi dasar situs militer permukiman. Setelah pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan) mengambil alih Taiwan pada tahun 1945, Komando Pertahanan Utara Taiwan menduduki area ini; bukit tersebut berubah dari posisi artileri berat Jepang menjadi markas komando tentara nasional 7. Pada awal 1950-an, selain Kuil Guanyin dan komando militer, hanya ada tiga hingga lima rumah yang ditinggali oleh penghuni yang tersisa dari era Jepang 2.
"Sejarah permukiman" Treasure Hill dimulai setelah itu.
Mulai Era 1960-an, "Orang yang Tidak Terlihat oleh Perencanaan Kota" di Lereng Bukit
Mulai tahun 1960-an, dua hal menyebabkan munculnya permukiman ilegal di lereng bukit ini.
Hal pertama—ketegangan lintas selat sedikit mereda, dan larangan pembangunan ilegal melonggar. Aturan "larangan membangun rumah di sekitar komando oleh orang asing" yang sebelumnya ditegakkan secara ketat oleh militer mulai dilonggarkan. Militer komando mulai mentolerir pembangunan ilegal oleh penduduk asing di sekitar Treasure Hill 2. Hal kedua—gelombang migrasi pedesaan ke perkotaan dari bagian tengah dan selatan Taiwan, yang dibawa setelah pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan) pindah ke Taiwan, ditambah dengan kekurangan perumahan yang parah di Kota Taipei akibat perkembangan industri dan komersial yang pesat pada tahun 60-an dan 70-an 14. Bukit Treasure Hill, dengan lerengnya yang curam, topografinya yang tidak beraturan, dan tidak termasuk dalam pengembangan resmi perencanaan kota, kebetulan adalah tempat yang dicari oleh mereka yang tidak mampu membayar sewa di pusat kota 14.
Komposisi penduduk permukiman ini berbeda dari "desa veteran" biasa—tidak ada pendaftaran pemerintah; penghuninya terdiri dari campuran beragam seperti veteran asing (asing), pekerja dari bagian tengah dan selatan (pribumi), keluarga berpenghasilan rendah, pedagang kaki lima, dll. 14.
Cara membangun juga berbeda. Tanpa arsitek, tanpa perhitungan struktur, tanpa fasilitas air dan listrik, ini adalah pembangunan mandiri murni—"membangun di mana orang membutuhkan tempat tinggal" 7. Bahan bangunan diambil dari lokasi—batu kerikil yang dikumpulkan dari tepi Sungai Xindian, bata bekas yang dikumpulkan, terpal bekas yang dikumpulkan, papan kayu yang dikumpulkan. Cara membangunnya ditumpuk lapis demi lapis mengikuti kontur gunung; tidak ada jaringan jalan yang direncanakan, dan gang dibentuk oleh orang-orang itu sendiri. Selain tiga hingga lima rumah komando militer dan 40 asrama tunggal militer yang relatif luas, sisanya adalah rumah datar sempit yang dibangun secara mandiri dengan bahan lokal 2.
Pada awal tahun 1970-an, Komando Pertahanan Utara Taiwan pindah, mempercepat pembangunan ilegal 2. Pada pertengahan tahun 1980-an, skala permukiman mendekati 4 hektar, menampung sekitar 200 rumah 15. Ada yang mengatakan bahwa pada puncak tertinggi terdapat lebih dari 250 rumah dan lebih dari 400 orang 14.
Inilah realitas fisik yang dihadapi oleh perintah penggusuran pada tahun 1980—permukiman ilegal yang padat dengan lebih dari 200 rumah, membentang dari kuil hingga ke puncak bukit, dihuni oleh kelompok paling rentan di Kota Taipei.
📝 Catatan Kurator: Konsep "pembangunan mandiri yang rentan" pada mata pemerintah kota tahun 1980 didefinisikan sebagai masalah estetika perkotaan yang harus diselesaikan, bukan memori kota yang layak dilestarikan. Setelah perkembangan industri dan komersial yang cepat di Taiwan selama tahun 70-an dan 80-an, logika perencanaan kota Pemerintah Kota Taipei secara keseluruhan cenderung "merobohkan yang lama, membangun yang baru," terutama bangunan ilegal yang tidak ada dalam peta dianggap sebagai celah tatanan perkotaan. Tetapi bagi penghuninya, bukit ini adalah satu-satunya tempat mereka mampu tinggal—sewa per meter persegi di Jalan Tinzhou di bawah bukit berkali-kali lipat lebih mahal daripada batu bata dan terpal bekas yang mereka kumpulkan di atas gunung, yang merupakan seluruh harta benda mereka. Sejarah sejati Treasure Hill melampaui label tipis seperti "desa veteran" atau "kisah veteran"—ini adalah kisah tentang bagaimana "orang yang tidak terlihat oleh perencanaan kota" membangun permukiman sendiri di lereng bukit yang terabaikan selama 30 tahun perkembangan perkotaan pasca-perang Taiwan. Profesor Liu Keqiang (劉可強) kemudian menggambarkan periode ini sebagai "Tahap 1.0"—"proses penciptaan lokal melalui pembangunan mandiri setelah tahun 1950-an," dan menunjukkan bahwa "kompleks bangunan budaya yang terdiri dari lebih dari 200 rumah mencapai puncaknya pada pertengahan tahun 1980-an" 11.
Dari Area Perlindungan Sumber Air Menjadi Lokasi Taman Nomor 297

Kompleks bangunan utama permukiman Treasure Hill tahun Februari 2026. Foto: Adao (Pengguna: Adao), 2026-02-21. Lisensi melalui Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).
Pada Juli 1980, Pemerintah Kota Taipei mengumumkan—bahwa Treasure Hill secara resmi ditetapkan sebagai lokasi taman kota nomor 297 di area tepi air 1. Pengumuman ini adalah surat keputusan bagi para penghuni.
Logika perencanaan Taman Nomor 297 adalah: karena lahan ini berdekatan dengan Sungai Xindian dan berada di pinggiran zona aliran sungai, diperlukan ruang hijau untuk pencegahan banjir dan rekreasi. Selain Kuil Guanyin yang merupakan situs bersejarah yang dapat dilestarikan, semua bangunan ilegal harus dibongkar sesuai hukum 16. Sejak saat itu, setiap rumah di bukit memasuki status "menunggu pembongkaran".
Namun, penggusuran tidak segera dilaksanakan. Meskipun ada banyak peringatan pada tahun 1980-an, pemerintah kota belum benar-benar mengerahkan ekskavator. Salah satu alasannya adalah bahwa metode kompensasi penggusuran saat itu tidak lengkap, dan alasan kedua adalah perlawanan dari asosiasi penduduk. "Penundaan" ini lebih merupakan keterlambatan teknis daripada perubahan kebijakan—status hukum lokasi taman tetap sama, dan para penghuni menghabiskan akhir tahun 1980-an hingga awal 1990-an dalam ketidakpastian.
Pada 25 Juni 1993, Pemerintah Kota Taipei secara resmi mengumumkan rumah di area yang ditetapkan sebagai lokasi taman untuk digusur 2. Pada 20 Juli 1994, walikota Huang Da-zhou memerintahkan pembongkaran total 46 bangunan militer yang sah 2. Ini adalah penggusuran besar pertama Treasure Hill—meskipun yang dibongkar adalah rumah militer yang legal, penduduk di area ilegal merasakan kepanikan saat melihat ekskavator.
Pada akhir tahun 1990-an, penggusuran bangunan ilegal juga terjadi di tempat lain di Taipei. Peristiwa paling penting adalah gerakan anti-penggusuran Taman Nomor 14 dan 15 pada 4 Maret 1997—lahan tersebut awalnya adalah kuburan Jepang di Sanbanqiao, yang terletak di sekitar Linssen North Road dan Chang'an East Road (sekarang Taman Linssen dan Taman Kang Le). Lahan itu dulunya adalah kompleks bangunan ilegal dari penduduk Pulau Zhoushan dan Hainan yang datang bersama pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan) pasca-perang 3. Pada akhir Februari 1997, kantor kota Chen Shui-bian memutuskan penggusuran paksa pada 4 Maret. Pagi hari tanggal 26 Februari, Zhai Suo-xiang (翟所祥), penghuni di area yang akan digusur, bunuh diri dengan gantung diri sehari sebelum pembongkaran 3. Pada sore hari yang sama, lebih dari 50 penghuni mengajukan petisi ke Pemerintah Kota Taipei. Pagi hari tanggal 4 Maret, "Kang Le menjadi puing-puing bersama deru mesin ekskavator" 3.
Insiden Kang Le memicu opini publik. Mahasiswa dan staf Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Taiwan mengusulkan solusi "relokasi di tempat" dan melakukan perlawanan; mahasiswa Peng Yang-kai (彭揚凱) kemudian menjadi sekretaris OURs, yang secara konsisten memperhatikan isu penggusuran 3. Pada bulan yang sama (Maret 1997), nasib Taman Nomor 14 dan 15 mendapat perhatian media yang besar; pada 10 Juni, Pemerintah Kota Taipei memutuskan untuk menunda penggusuran paksa total Treasure Hill dan area lainnya, dan mulai merencanakan solusi relokasi 2.
Treasure Hill berhasil lolos dari nasib seperti Kang Le. Pemerintah kota tidak mengubah pikirannya sendiri—tetapi guncangan opini publik akibat penggusuran Kang Le membuat akademisi dan aktivis tidak memberikan kesempatan kedua kepada pemerintah.
📝 Catatan Kurator: Momen pembongkaran Kang Le pada pagi hari tanggal 4 Maret 1997 adalah titik balik penting dalam dialog antara masyarakat sipil Taiwan tahun 1990-an dan otoritas perencanaan kota. Sebelum itu, penggusuran bangunan ilegal oleh pemerintah kota adalah prosedur administratif—pengumuman, kompensasi (atau tanpa kompensasi), masuknya ekskavator; seluruh proses tidak menyisakan ruang untuk opsi "konservasi". Setelah Kang Le, akademisi, aktivis, media, dan anggota dewan kota mulai secara kolektif mempertanyakan logika perencanaan kota dari sistem "bongkar total dan tata ulang" itu sendiri. Pada September tahun yang sama, mahasiswa Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Taiwan secara resmi memasuki Treasure Hill untuk melakukan wawancara penduduk dan survei ruang—dipimpin oleh Profesor Xia Zhujiou (夏鑄九) dan tim Profesor Liu Keqiang 17. Sejak saat itu, Treasure Hill tidak lagi menjadi "bangunan ilegal yang menunggu dibongkar," tetapi "permukiman bersejarah dengan potensi konservasi." Perubahan dalam terminologi—dari "ilegal" menjadi "permukiman", dari "bongkar" menjadi "konservasi"—mengubah seluruh takdir Treasure Hill selama sepuluh tahun berikutnya.
Seni Aksi Napalm Tahun 2003

Lokasi seni aksi "napalm" Marco Casagrande di Treasure Hill tahun 2003. Foto: Burgeoisnieves, 2003. Lisensi melalui Wikimedia Commons (Domain publik).
Periode dari 1997 hingga 2010 adalah "masa eksperimen" bagi Treasure Hill.
Pada tahun 1999, penulis Long Ying-tai ditunjuk sebagai Kepala Biro Kebudayaan Kota Taipei pertama atas undangan walikota Ma Ying-jeou 4. Selama masa jabatannya, biro kebudayaan mulai memasukkan Treasure Hill dalam lingkup penilaian aset budaya dan menggunakan konsep "Desa Seni Miskin" sebagai arah operasional masa depan Treasure Hill 4. Usulan Long Ying-tai ini sangat penting—ia mendefinisikan ulang Treasure Hill dari "bangunan ilegal yang menunggu dibongkar" menjadi "permukiman bersejarah dengan potensi budaya".
Pada Desember 2001, Pemerintah Kota Taipei menyelesaikan sebagian relokasi penghuni dan membongkar lebih dari 40 rumah di area tepi air dari lebih dari seratus rumah 2. Ke-40 rumah ini terkonsentrasi di zona tepi Sungai Xindian (zona aliran yang secara hukum tidak boleh dihuni), dan merupakan bagian yang paling mudah dilaksanakan dalam keputusan penggusuran. Permukiman inti di lereng bukit tetap ada, tetapi jumlah rumah berkurang dari lebih dari 200 pada tahun 1980-an menjadi sekitar 100 rumah.
Pada Juni 2003, Organisasi Reformasi Perkotaan OURs memperoleh mandat perencanaan dari biro kebudayaan—untuk mewujudkan niat konservasi Treasure Hill, mendorong reformasi ruang kota, dan mengadvokasi hak penghuni 1118. Pada tahun yang sama, OURs merencanakan "Proyek Aksi Global untuk Pedagogi Perencanaan 2003" (Global Action for Planning Pedagogy), menempatkan "aksi seni" dalam strategi konservasi Treasure Hill 18.
Pada Oktober 2003, biro kebudayaan mengundang seniman dan arsitek Finlandia, Marco Casagrande, untuk berresidensi di Treasure Hill. Casagrande kemudian mengajukan konsep "Akupuntur Perkotaan" (Urban Acupuncture)—melihat kota sebagai organisme hidup, menggunakan intervensi skala kecil dan taktis untuk memicu proses perbaikan seluruh organisasi kota 19. Tindakan spesifiknya di Treasure Hill sangat sederhana—ia membangun tangga kayu secara manual di reruntuhan rumah yang dibongkar agar penghuni lereng dapat keluar masuk; ia membuat kebun di atas puing-puing setelah pembongkaran untuk mendorong penduduk setempat menanam tanaman; dan menggunakan bambu untuk membuat perancah pasar petani 1819. Ia menamai proyek ini "Organic Layer Taipei" 19.
Yang paling berkesan adalah seni aksi napalm—Casagrande melakukan pertunjukan ritual dengan api di reruntuhan yang dibongkar, mengecat wajahnya, dan memimpin sukarelawan dalam "pawai", melambangkan kemungkinan hilangnya permukiman ini 18. Api menyala di puing-puing rumah yang sudah setengah dibongkar, sebagai pesan kepada pemerintah kota dan masyarakat: "Jika kalian terus membongkar, sisanya hanyalah abu seperti ini."
📝 Catatan Kurator: Seni aksi napalm Marco Casagrande pada tahun 2003 menimbulkan kontroversi besar. Di satu sisi, ia mengangkat isu penggusuran Treasure Hill ke media internasional—proyek Organic Layer Taipei kemudian terpilih di Biennale Arsitektur Venesia 2006, dan dilaporkan oleh The New York Times sebagai "lokasi wajib dikunjungi" di Taipei 1920. Di sisi lain, beberapa penduduk dan aktivis konservasi khawatir bahwa pertunjukan dramatis seperti napalm akan membingkai Treasure Hill sebagai "atraksi", bukan isu hak tempat tinggal yang serius 11. Namun, tidak dapat disangkal—mulai tahun 2003, Treasure Hill mulai mendapatkan nama di kalangan arsitektur internasional dan perencanaan kota. Casagrande kemudian menulis pengalaman Treasure Hill dalam buku Biourban Acupuncture: Treasure Hill of Taipei to Artena 19, mengubah "Akupuntur Perkotaan" dari sebuah konsep menjadi metodologi yang dapat diajarkan. Permukiman ilegal yang awalnya dianggap sebagai cacat perkotaan, justru berubah menjadi materi pelajaran teori perencanaan kota internasional. Pembalikan ini kemudian menjadi dasar legitimasi internasional bagi label "koeksistensi seni-hunian" Treasure Hill.
Kebun, Tangga, dan Rumah yang Setengah Dibongkar di Treasure Hill

Kebun dari praktik pemulihan kota ekologis Marco Casagrande "Organic Layer / Treasure Hill" tahun 2003. Foto: Jan jörg, 2003. Lisensi melalui Wikimedia Commons (Domain publik).
Tahun 2003 hingga 2006 adalah tiga tahun paling kompleks bagi Treasure Hill.
Di satu sisi, OURs dan biro kebudayaan sedang merencanakan cetak biru masa depan "Desa Seni Koeksistensi Treasure Hill"—empat arah: "Rumah Veteran" untuk tempat tinggal kelompok rentan, "Aktivitas Residensi Seniman" untuk partisipasi komunitas melalui kegiatan seni, "Asrama Pemuda Internasional" untuk akomodasi mahasiswa internasional dengan harga terjangkau, dan "Arsitektur Ekologis & Pembelajaran Lingkungan" yang menggabungkan lingkungan lahan basah dan karakteristik permukiman 18. Keempat arah ini kemudian menjadi tiga zona tematik utama saat Desa Seni Internasional Treasure Hill dibuka pada tahun 2010 (arah pembelajaran arsitektur ekologis disederhanakan ke dalam tiga poin lainnya) 2122.
Di sisi lain, keputusan penggusuran pemerintah kota belum sepenuhnya berubah. Baru pada tahun 2005, Treasure Hill secara resmi diubah dari "lahan taman" menjadi "zona khusus", dan badan pengawas berpindah dari departemen taman ke Biro Kebudayaan Kota Taipei 21. Dari tahun 1980 hingga 2005, statusnya sebagai "taman" bertahan selama 25 tahun dalam peta perencanaan kota.
Pada Juni 2006, Pemerintah Kota Taipei mengeluarkan dokumen yang mengingatkan penghuni—bahwa mereka harus pindah seluruhnya sebelum 31 Oktober 2006 untuk melakukan renovasi rumah penduduk asli yang bersedia tinggal dan memenuhi kondisi rentan sosial, serta membangun kembali sebagian menjadi permukiman koeksistensi Treasure Hill 2221. Tiga opsi relokasi yang diajukan pemerintah kota adalah: menerima uang bantuan administratif sebesar 720.000, menerima kompensasi 360.000 dan dapat pindah kembali dua tahun kemudian, atau memilih untuk pindah ke perumahan transit di pinggir 22.
Sejak akhir 2006, biro kebudayaan memulai proyek renovasi permukiman 4. Pada tahun 2007, area permukiman bersejarah Treasure Hill secara resmi diubah menjadi "zona khusus" 21. Perubahan klasifikasi hukum ini sangat penting—karena sebelumnya "lahan taman tidak boleh dihuni sesuai hukum," zona khusus mengizinkan penggunaan campuran "tempat tinggal dan konservasi budaya". Profesor Liu Keqiang menjelaskan setelahnya: "Pelestarian Treasure Hill harus mencari terobosan dalam kondisi realitas hukum, melalui negosiasi bertahun-tahun" 11.
Pada Oktober 2009, biro kebudayaan membuka area "Rumah Veteran Treasure Hill" untuk dihuni oleh 22 penduduk asli yang telah selesai direnovasi 22. Pada 2 Oktober 2010, "Desa Seni Internasional Treasure Hill" secara resmi dioperasikan oleh Departemen Desa Seni Yayasan Budaya Kota Taipei 521. Dari pengumuman lokasi taman nomor 297 pada tahun 1980 hingga pembukaan Desa Seni Internasional pada tahun 2010, total 30 tahun.
📝 Catatan Kurator: Keputusan relokasi pada tahun 2006 patut diperhatikan. Tiga opsi yang diajukan pemerintah kota—720.000 sekaligus, 360.000 + kembali setelah dua tahun, atau pindah ke perumahan transit—semuanya tampak baik, tetapi bagi para veteran yang membangun mandiri 30-40 tahun lalu, setiap pilihan menyakitkan. Menerima 720.000 sekaligus berarti melepaskan bukit tempat mereka tinggal seumur hidup; rumah yang dapat dihuni setelah dua tahun adalah "rumah konservasi budaya" yang telah direnovasi, bukan rumah aslinya; pindah ke perumahan transit berarti memutuskan ikatan fisik dengan permukiman selama 30 tahun 22. Sebanyak 22 penghuni yang bertahan (kemudian berkurang menjadi 19) sebagian besar memilih opsi "360.000 + kembali setelah dua tahun"—mereka setuju untuk pergi selama dua tahun agar rumah direnovasi, dan pindah kembali untuk tinggal; tetapi setelah kembali, status mereka berubah dari "penghuni ilegal" menjadi "objek konservasi budaya". Perubahan identitas ini bukan hanya perubahan hukum—bagi veteran berusia lebih dari 80 tahun, ia berubah dari "orang yang dilupakan oleh perencanaan kota" menjadi "orang yang diakui oleh perencanaan kota". Pembalikan ini adalah hasil inti dari gerakan konservasi Treasure Hill selama 30 tahun 11.
Hari Pembukaan Tahun 2010 dan 16 Tahun Setelahnya
Pada pembukaan tanggal 2 Oktober 2010, ada penghuni, seniman, pejabat biro kebudayaan, dan aktivis konservasi. Desa Seni Internasional Treasure Hill beroperasi secara resmi, dikelola oleh Yayasan Budaya Kota Taipei 521.
Saat pembukaan, Treasure Hill didefinisikan sebagai "desa seni mikro" yang mengadopsi konsep "koeksistensi seni-hunian," memperkenalkan tiga zona tematik utama: "Rumah Veteran", "Proyek Residensi Seniman", dan "Asrama Pemuda Internasional" 522. "Rumah Veteran" adalah area tempat tinggal penduduk asli (22 rumah), "Proyek Residensi Seniman" adalah studio seniman internasional (yang berganti setiap tiga hingga enam bulan), dan "Asrama Pemuda Internasional" adalah akomodasi untuk pelancong internasional 2221.
Hingga tahun 2026, struktur ini telah beroperasi selama 16 tahun.
"Program Residensi Seni Taipei" (Artist-in-Residence Taipei, AIR Taipei) menggunakan Treasure Hill dan Desa Seni Internasional Taipei (No. 7 Beiping East Road, Zhongzheng District) sebagai dua basis utama, merekrut para pekerja kreatif domestik dan internasional dalam tiga gelombang setiap tahun untuk menyediakan akomodasi dan kerja selama 3 hingga 6 bulan 2110. Hingga tahun 2026, lebih dari 500 kreator seni dari lebih dari 40 negara telah berresidensi di Treasure Hill 5. Mereka juga mengirim lebih dari seratus seniman Taiwan ke lembaga residensi luar negeri untuk kunjungan timbal balik 5.
Pada kuartal pertama tahun 2026, para seniman residen memamerkan karya yang mengumpulkan 11 kelompok seniman dari Taiwan, Australia, Kanada, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Swedia, Thailand, dan Amerika Serikat. Mereka menyajikan pengalaman hidup mereka selama berresidensi di Treasure Hill dalam berbagai bentuk seperti novel pendek, pertunjukan teater, instalasi seni, video, boneka, dan lukisan, melalui praktik seni lintas disiplin 10.
Ada beberapa kasus residen yang tinggal untuk waktu yang lama. Guru Zhou Lingzhi (周靈芝) telah berresidensi di sini selama lebih dari 15 tahun sejak 2008, beralih dari seni ekologis ke penciptaan keramik dan menciptakan pertanian ekologis bersama penduduk 10. Sejak Januari 2015, penyair Xu Da (徐大) berresidensi dengan basis "Kafe Puisi 'Mendaki Gedung Kecil'"; pada tahun 2017, ia memulai proyek "Penyair Menulis Desa", mengumpulkan data dari 27 rumah penduduk menggunakan puisi dan tulisan untuk mendokumentasikan sejarah permukiman 1014.
Pada tanggal 21 Maret 2026, "Festival Cahaya Treasure Hill 2026 — Kota Cahaya Redup" dibuka. 14 kelompok seniman lintas disiplin merespons tekstur historis dan lanskap unik Treasure Hill dengan instalasi cahaya, suara, dan seni pertunjukan, berlangsung hingga 3 Mei, setiap hari pukul 11:00-22:00 (libur Senin), waktu lampu menyala 18:00-22:00 23.
📝 Catatan Kurator: Label "koeksistensi" Treasure Hill dalam praktik selama 16 tahun tidak selalu indah. Tekanan pariwisata membuat beberapa penduduk mengeluh tentang kebisingan, sampah, dan privasi yang terganggu—wisatawan berbondong-bondong melewati gang untuk mengambil foto, merekam halaman belakang tempat penduduk menjemur pakaian, atau mengetuk jendela orang tua. Yayasan Budaya terus mencoba mengingatkan wisatawan dengan "papan nama marga" (mendirikan papan nama keluarga di depan setiap rumah) 22. Ada juga ketegangan antara seniman dan penduduk—karya instalasi yang dibuat oleh seniman residen terkadang menyentuh memori sensitif penduduk, atau menempati ruang publik sehingga merepotkan penghuni. Profesor Liu Keqiang menjelaskan: "Antara penduduk dan seniman, mereka menghadapi kekuatan eksternal bersama di bawah kesepakatan untuk menghormati keberadaan otonom satu sama lain" 11. Ia menggunakan "Treasure Hill 3.0" untuk menggambarkan visi tahap berikutnya—"menempatkan kembali permukiman koeksistensi seni-hunian sebagai 'rumah hidup kreatif' yang komprehensif," dengan tujuan mengintegrasikan konservasi budaya, komunitas kehidupan, dan kreativitas sosial 11. "Koeksistensi" Treasure Hill adalah proses negosiasi selama 16 tahun; tidak pernah mencapai status "selesai".
Tiga Tempat yang Akan Anda Lihat dari Sudut Pandang Penduduk Lokal

Grafiti di permukiman Treasure Hill tahun Oktober 2012. Foto: Nisa yeh, 2012-10-14. Lisensi melalui Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0).
Wisatawan Treasure Hill mengetahuinya. Tetapi tempat yang akan ditunjukkan oleh penduduk lokal adalah tiga tempat ini.
Kuil Guanyin Treasure Hill (Gang 14, Sektor 3, Jalan Tinzhou, No. 2). Direnovasi besar pertama kali pada tahun 1791, direkonstruksi Daoguang pada tahun 1822, dirayakan dengan perayaan Qingcheng pada tahun 1996, dan ditetapkan sebagai situs bersejarah kota oleh Pemerintah Kota Taipei pada 5 Agustus 1997 96. Fokusnya bukan pada penampilannya—penampilan itu telah ditutupi oleh banyak renovasi. Fokusnya adalah mendaki ke atas, melihat dari samping bangunan baru—Anda akan melihat ukiran atap kuil tua satu lantai tahun 1791 yang sepenuhnya dibungkus di dalam struktur baru. Sebuah kuil memiliki empat lapisan waktu: era Qing, era Jepang, pasca-perang, dan kontemporer 9. "Kuil di dalam kuil" ini adalah miniatur paling lengkap dari sejarah material Treasure Hill—struktur "bertumpuk lapis demi lapis" dari permukiman ilegal di lereng bukit selanjutnya memiliki logika material yang sama dengan kuil ini.
Pos Senapan Mesin dan Bunker Pertahanan Udara (di dalam permukiman). Selama era Jepang, tentara Jepang mendirikan posisi artileri berat dan bunker bawah tanah di bukit ini; setelah perang, militer nasional mengambil alih, dan pada tahun 1949 direorganisasi menjadi fasilitas militer Komando Pertahanan Utara Taiwan 7. Setelah diambil alih oleh biro kebudayaan, situs militer ini direnovasi menjadi ruang pamer—bunker ditutup di bagian dalam, dengan alun-alun di luar, yang dapat disewakan untuk pameran; posisi senapan mesin mempertahankan struktur semen bangunan militer sebagai latar visual untuk pameran luar ruangan 2214. Ruang-ruang ini adalah lapisan sejarah material terdalam dari Treasure Hill—lebih tua dari Kuil Guanyin, lebih muda dari permukiman ilegal.
Museum Rumah Tangga dan Galeri Irisan Sejarah (di setiap rumah di permukiman). 19 penghuni di area "Rumah Veteran" memiliki "papan nama marga" di depan setiap rumah untuk menunjukkan keluarga mana itu. Selain fungsi hunian, beberapa penduduk membuka ruang mereka sebagai "museum rumah tangga"—menggunakan foto, furnitur, dan barang-barang pribadi penghuni untuk menceritakan kisah keluarga ini dari era 1960-an hingga hari ini 1422. "Galeri Irisan Sejarah" adalah pameran permanen yang direncanakan oleh biro kebudayaan, menyajikan sejarah lengkap Treasure Hill dalam garis waktu—dari kuil era Qing, posisi artileri berat era Jepang, permukiman ilegal pasca-perang, krisis tahun 1980-an, titik balik tahun 1997, hingga pembukaan Desa Seni pada tahun 2010 2216. Pameran ini menghindari "pameran untuk turis" ala museum—penduduk dan aktivis konservasi menulis sejarah mereka ke dalam ruang; foto di dinding adalah foto keluarga muda kakek-nenek, dan benda di atas meja adalah barang yang masih digunakan.
Setelah mengunjungi ketiga tempat ini, Anda akan memahami tekstur sejati Treasure Hill. Wisatawan berbondong-bondong untuk mengambil foto instalasi seni—mereka hanya melihat permukaan. Bagi penduduk lokal, Treasure Hill adalah ukiran kuil tua tahun 1791, bunker semen era Jepang, rumah veteran dari era 1960-an, dan museum rumah tangga yang terakumulasi selama 16 tahun—empat lapisan material yang membentang selama 230 tahun, ditumpuk di bukit setinggi 46 meter yang sama.
1980 vs 2026, Bukit yang Sama

Orang-orang berjalan di depan kebun ekologis Treasure Hill pada tanggal 30 Januari 2025 (Hari Kedua Tahun Baru Imlek). Foto: Allervous, 2025-01-30. Lisensi melalui Wikimedia Commons (CC BY 4.0).
Pada sore hari Juli 1980, di kantor Biro Pembangunan Kota Pemerintah Kota Taipei, beberapa pejabat membubuhkan stempel "lokasi taman nomor 297" pada dokumen. Lebih dari 200 penghuni di lereng bukit sama sekali tidak tahu tentang hal ini; mereka hanya tahu bahwa mulai tahun berikutnya (1981), akan ada orang yang menempelkan pemberitahuan penggusuran di depan rumah mereka.
Pada suatu sore di Mei 2026, seorang seniman visual dari Seoul, Korea Selatan, yang berresidensi selama tiga bulan, berjalan di tangga Gang 14, Gang 230 menuju studio residensinya. Dia baru saja membeli sebotol air di minimarket Gongguan dan sedang memeriksa lokasi unit residensinya menggunakan Google Maps. Dia sama sekali tidak tahu bahwa di bawah tangga ini pernah ada keputusan penggusuran 46 tahun lalu, dan pernah ada orang yang menggunakan napalm untuk mencegah bukit ini dihancurkan.
Tetapi dia tahu satu hal—bukit ini sekarang adalah salah satu lokasi residensi favorit bagi seniman internasional di Taipei. Dia mengajukan tujuh kesempatan residensi Asia dan akhirnya memilih Treasure Hill karena "sejarahnya paling kompleks."
Empat lapisan orang tinggal di bukit ini: Buddha Guanyin dari era Qing, bunker semen dari era Jepang, veteran yang bertahan dari era 1960-an, dan seniman internasional yang berresidensi pada tahun 2026. Tiga lapis di antara mereka nyaris hilang 30 tahun lalu.
✦ "Permukiman Treasure Hill adalah permukiman yang terbentuk melalui proses pembangunan informal dalam perkotaan pasca-perang Taiwan, merupakan representasi dari bagaimana kelompok rentan seperti veteran, migran pedesaan ke perkotaan, dan penduduk asli kota membangun rumah sendiri di lereng bukit pinggiran kota" 7. Pernyataan ini adalah pengakuan resmi ketika Pemerintah Kota Taipei mengumumkan Treasure Hill sebagai "kompleks bangunan permukiman pertama di Kota Taipei" pada 27 Mei 2011 2221—bukan slogan. Tiga kata, "pembangunan informal," "pembangunan mandiri," dan "kelompok rentan," awalnya adalah label negatif yang digunakan oleh pemerintah kota pada tahun 1980 untuk membenarkan penggusuran; setelah tahun 2011, itu menjadi label positif yang digunakan pemerintah kota untuk mengakui aset budaya. Bukit yang sama, orang yang sama, objek bangunan yang sama—pandangan negara terhadapnya berbalik 180 derajat dalam 30 tahun.
Kontradiksi inti Treasure Hill adalah ini: permukiman ilegal yang pada tahun 1980 dihukum mati oleh negara, pada tahun 2010 diubah menjadi aset budaya oleh negara. Di antaranya terdapat pertarungan penggusuran selama 30 tahun, guncangan insiden Kang Le, konsep Desa Seni Miskin Long Ying-tai, wawancara penduduk dari Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Taiwan, negosiasi hukum antara OURs dan biro kebudayaan, seni aksi api Marco Casagrande, dan ketekunan 19 penghuni asli.
30 tahun ini jauh melampaui kisah inspiratif "desa veteran menjadi desa seni" di situs web biro pariwisata. 30 tahun ini adalah model mikro bagaimana masyarakat sipil Taiwan secara keras menantang otoritas perencanaan kota—dari "pemerintah yang berhak memutuskan" menjadi "pemerintah, akademisi, dan penduduk yang menegosiasikan bersama." Perubahan kebijakan pada momen 1997 Treasure Hill tidak hanya memengaruhi satu bukit. Itu memberi tahu rumah sakit perawatan lansia di kemudian hari, komunitas Huaguang, komunitas Shaoxing, penghuni di sebelah Museum Chung Tai, dan semua skenario konflik perencanaan kota abad ke-21 Taiwan—bahwa "bongkar total dan tata ulang" bukanlah satu-satunya pilihan.
Jika Anda pernah melewati Gongguan, melewati Pasar Sumber Air, dan melihat kompleks bangunan yang ditumpuk secara tidak beraturan di lereng bukit itu, luangkan waktu 30 detik untuk melihatnya. Tanah di bawah kaki Anda adalah Kuil Guanyin dari imigran Zhangzhou pada tahun 1791, posisi artileri berat Jepang 80 tahun lalu, tempat perlindungan pembangunan mandiri 60 tahun lalu, nyaris dihancurkan 30 tahun lalu, dan sekarang adalah Desa Seni Internasional. Bukit setinggi 46 meter yang sama, empat era, empat takdir.
Treasure Hill tidak dibongkar karena terlalu banyak orang yang mencegahnya untuk dibongkar.
Bacaan Lanjutan:
- Taipei: Tiga Waktu dalam Satu Kota, Kuil Longshan pada Tahun 1738 Melihat 101 pada Tahun 2004 — Posisi Treasure Hill di Distrik 12 berdampingan dengan tiga garis waktu Wanhua, Dadao, dan Xinyi.
- Pengembangan Kawasan Kreatif Budaya Taiwan — Bandingkan Treasure Hill dengan kasus studi Taiwan seperti Desa Veteran/Situs Industri ke Budaya di Qisixian, Huashan, dan Songyan.
- Dadao: Taipei yang Mengemas Tiga Abad dalam 800 Meter — Saudara kawasan bersejarah batch 1; jalan komersial teh tahun 1851 dan permukiman ilegal era 1960-an adalah dua "momen pembentukan kota" yang sama sekali berbeda.
- Wanhua: Tempat Paling Hidup di Taipei Era Qing — Saudara batch 1; lanskap keagamaan Kuil Longshan tahun 1738 dan Kuil Guanyin Treasure Hill tahun 1791 adalah pusat keagamaan imigran Zhang-Quanzhou yang sezaman.
- Ximen Town: Jalan Hiburan yang Dibangun oleh Jepang pada Tahun 1896 — Saudara batch 1; zona hiburan perencanaan era Jepang vs permukiman ilegal pembangunan mandiri pasca-perang adalah kontras dari "orang yang tidak terlihat oleh perencanaan kota."
- Gongguan — Lingkungan konsumsi akademisi di utara sejauh 800 meter, merupakan ekologi ruang yang sama sekali berbeda dari permukiman ilegal Treasure Hill di sekitar NTU.
Sumber Gambar
Artikel ini menggunakan 5 gambar berlisensi Wikimedia Commons, semuanya dicache di public/article-images/geography/ untuk menghindari server tautan panas:
- Treasure_Hill_Village_01_20260221.jpg — Foto: Adao (Pengguna: Adao), 2026-02-21, CC BY-SA 4.0
- Treasure_Hill_20181005.jpg — Foto: Biro Kebudayaan Kota Taipei, 2018-10-05, Atribusi (Lisensi terbuka pemerintah)
- Treasure_Hill_fire.jpg — Foto: Burgeoisnieves, 2003, Domain publik
- Treasure_Hill_garden.jpg — Foto: Jan jörg, 2003, Domain publik
- Graffiti_at_the_Treasure_Hill,\_Taipei.jpg — Foto: Nisa yeh, 2012-10-14, CC BY-SA 2.0
- Street_in_Taipei_Treasure_Hill.jpg — Foto: Allervous, 2025-01-30, CC BY 4.0
Referensi
- Permukiman Treasure Hill — Wikipedia — Entri permukiman Treasure Hill secara eksplisit menyebutkan "Pada Juli 1980, Treasure Hill ditetapkan sebagai lokasi taman kota nomor 297 di area tepi air," yang merupakan catatan dokumen kunci saat penetapan Taman Nomor 297.↩23
- Linimasa Peristiwa Permukiman Treasure Hill — Wikipedia — Entri permukiman Treasure Hill mencatat "Pada 25 Juni 1993, Pemerintah Kota Taipei mengumumkan rumah di area yang ditetapkan untuk digusur," "Walikota Huang Da-zhou memerintahkan pembongkaran total 46 bangunan militer pada 20 Juli 1994," "Pada Desember 1993, Kota Taipei menyelesaikan sebagian relokasi penghuni dan membongkar lebih dari 40 rumah di area tepi air," dan "Pada Februari 2004, Komite Peninjau Situs Bersejarah dan Bangunan Budaya Kota Taipei menyetujui 'Permukiman Sejarah Treasure Hill' sebagai 'bangunan bersejarah'," yang merupakan garis waktu kunci dalam pertarungan penggusuran dan konservasi.↩23456789101112131415
- Kapsul Waktu Pasar Kang Le—Gerakan Anti-Penggusuran Pertama di Taiwan, Apa yang Terjadi 20 Tahun Kemudian? — Reporter — Liputan mendalam oleh Reporter mengenai gerakan anti-penggusuran Taman Nomor 14 dan 15 pada 4 Maret 1997, mencatat "Pada pagi hari tanggal 4 Maret 1997, Kang Le menjadi puing-puing bersama deru mesin ekskavator," insiden bunuh diri Zhai Suo-xiang pada 26 Februari 1997, dan keterlibatan mahasiswa Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Taiwan, yang merupakan liputan otoritatif dari gerakan anti-penggusuran besar pertama di Taiwan.↩2345
- Long Ying-tai — Wikipedia — Pada tahun 1999, Long Ying-tai ditunjuk sebagai Kepala Biro Kebudayaan Kota Taipei pertama atas undangan walikota Ma Ying-jeou; selama masa jabatannya, ia mengembangkan arah operasional Treasure Hill menjadi "Desa Seni" dengan konsep "Desa Seni Miskin," dan menetapkan nada untuk konservasi Treasure Hill. Periode kebijakan dari 1999 hingga 2010, ketika Treasure Hill berubah dari objek penggusuran menjadi aset budaya, adalah periode dorongan kunci yang dipimpin oleh Long Ying-tai.↩234
- Biro Kebudayaan Kota Taipei — Desa Seni Internasional Treasure Hill — Halaman resmi Biro Kebudayaan Kota Taipei mencatat bahwa "Pada 2 Oktober 2010, 'Desa Seni Internasional Treasure Hill' beroperasi secara resmi, menghidupkan dan mengkonservasi Treasure Hill dengan pendekatan seni-hunian," dan secara eksplisit menyebutkan "selama lebih dari dua dekade terakhir, telah menerima lebih dari lima ratus kreator seni dari lebih dari 40 negara untuk berresidensi," yang merupakan sumber otoritatif resmi mengenai tanggal pembukaan dan total hasil residensi internasional.↩234567
- Treasure Hill — Peta Budaya Agama Taiwan — Aset Budaya Agama Taiwan — Basis data peta budaya agama pemerintah Kementerian Dalam Negeri, mencatat bahwa Treasure Hill "adalah salah satu kuil Buddha tertua di Taipei, dibangun di tebing gunung, sehingga dinamakan 'Gunung'," "tahun pendirian menurut prasasti sekitar tahun ke-56 Qingqianlong (1791)," alamatnya adalah Gang 14, Sektor 3, Jalan Tinzhou, Distrik Zhongzheng, Kota Taipei, dan merupakan pusat keagamaan di area Gongguan Kai Ting yang dikembangkan oleh imigran Anxi, Quanzhou; fakta sejarah inti.↩23456789
- Permukiman Treasure Hill — Wikipedia §Latar Belakang Pasca-Perang — Entri permukiman Treasure Hill mencatat "Selama Perang Dunia II, tentara Jepang mendirikan unit artileri berat di Treasure Hill dan membangun bunker bawah tanah serta barak militer di lereng selatan," "Setelah pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan) mengambil alih Taiwan pada tahun 1949, Treasure Hill pernah menjadi lokasi militer Komando Pertahanan Utara Taipei," "Pada era 1960-an, ketegangan lintas selat sedikit mereda, dan larangan pembangunan ilegal dilonggarkan, di mana militer komando mentolerir pembangunan ilegal oleh penduduk asing di sekitar Treasure Hill," dan "Permukiman Treasure Hill adalah permukiman yang terbentuk melalui proses pembangunan informal dalam perkotaan pasca-perang Taiwan, merupakan representasi dari bagaimana kelompok rentan seperti veteran, migran pedesaan ke perkotaan, dan penduduk asli kota membangun rumah sendiri di lereng bukit pinggiran kota."↩23456
- Situs Web Resmi Asosiasi Promosi Area Pejalan Kaki Ximen — Panduan perjalanan Treasure Hill dari situs web pariwisata Taipei, menunjukkan bahwa setelah keluar dari Stasiun Gongguan MRT Pintu Keluar 1 dan berjalan ke kanan di Gang 90, Sektor 4 Jalan Roosevelt, belok kiri ke Jalan Tinzhou, dan terus berjalan hingga belok kanan di Gang 230, Sektor 3, Anda dapat tiba di Treasure Hill dalam waktu sekitar 5-7 menit. Ini adalah penjelasan resmi untuk rute pejalan kaki wisatawan.↩2
- Treasure Hill — Wikipedia — Entri Treasure Hill (Kuil Guanyin), mencatat pendiri Guo Zhi-heng, perdebatan tahun pendirian (teori Kangxi vs teori Qianlong), "renovasi besar pertama pada tahun ke-56 Qingqianlong (1791), memperluas sayap timur dan barat," "rekonstruksi oleh biksu Xin Qian pada tahun ketiga Daoguang (1822)," struktur kuil di mana bangunan baru bertingkat sepenuhnya membungkus bangunan tua satu lantai, prasasti Pabellon Guanyin tahun 1798, penetapan situs bersejarah kota oleh Pemerintah Kota Taipei pada 5 Agustus 1997, dan alamat Gang 14, Sektor 3, Jalan Tinzhou, Distrik Zhongzheng.↩2345678910
- Desa Seni Internasional Treasure Hill Taipei — Seniman Residensi — Halaman seniman residen resmi Desa Seni Internasional Treasure Hill mencatat bahwa Program AIR Taipei merekrut pekerja kreatif domestik dan internasional dalam tiga gelombang setiap tahun untuk menyediakan akomodasi dan kerja selama 3 hingga 6 bulan; termasuk Zhou Lingzhi (berresidensi dari 2008 hingga lebih dari 15 tahun, beralih dari seni ekologis ke penciptaan keramik), Xu Da (mulai berresidensi pada Januari 2015 dengan kafe puisi, memulai proyek "Penyair Menulis Desa" pada tahun 2017 untuk mengumpulkan data dari 27 rumah penduduk), dan 11 kelompok seniman residen di kuartal pertama 2026 dari Taiwan, Australia, Kanada, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Swedia, Thailand, dan Amerika Serikat.↩2345
- 【Catatan Kuliah】Liu Keqiang × Peng Yang-kai: Refleksi dan Prospek Sepuluh Tahun Treasure Hill — Organisasi Reformasi Perkotaan OURs — Catatan kuliah resmi dari Organisasi Reformasi Perkotaan OURs, Profesor Emeritus Liu Keqiang dari Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Taiwan mengulas tiga tahap perkembangan Treasure Hill: Tahap 1.0 "proses penciptaan lokal melalui pembangunan mandiri setelah tahun 1950-an," "kompleks bangunan budaya yang terdiri dari lebih dari 200 rumah mencapai puncaknya pada pertengahan tahun 1980-an"; Tahap 2.0 "perdebatan intervensi budaya (perencanaan) itu berkelok-kelok dan kompleks, masalahnya adalah apakah melestarikan 'bangunan' atau 'penduduk'?" ; Visi 3.0 "menempatkan kembali permukiman koeksistensi seni-hunian sebagai 'rumah hidup kreatif' yang komprehensif"; konsensus inti "antara penduduk dan seniman, mereka menghadapi kekuatan eksternal bersama di bawah kesepakatan untuk menghormati keberadaan otonom satu sama lain." Ini adalah refleksi otoritatif dari peserta utama gerakan konservasi Treasure Hill.↩2345678
- Sejarah Treasure Hill Taipei Nooks — Harta Hidup Masa Lalu — Situs penelitian khusus sejarah Treasure Hill, menyusun garis waktu lengkap mulai dari kuil era Qing, posisi artileri berat era Jepang, permukiman ilegal pasca-perang, lokasi taman pada tahun 1980, perubahan kebijakan pada tahun 1997, pendaftaran budaya pada tahun 2004, dan pembukaan Desa Seni pada tahun 2010, serta menyediakan bukti sejarah penduduk asli Kelompok Katagal.↩
- Treasure Hill — Basis Data Aset Budaya Nasional — Catatan resmi situs web aset budaya nasional Kementerian Dalam Negeri mengenai Treasure Hill sebagai situs bersejarah kota; tercatat bahwa pada tahun 1974, Treasure Hill pernah ditetapkan sebagai situs penting, tetapi dicabut karena "renovasi yang kehilangan nuansa kuno," baru kemudian didaftarkan kembali oleh Pemerintah Kota Taipei sebagai situs bersejarah kota pada tahun 1997. Ini adalah dokumen resmi status kuil Guanyin.↩
- Permukiman • Seni • Treasure Hill — Majalah Guanghua Taiwan — Liputan mendalam majalah Guanghua Kementerian Luar Negeri tentang permukiman Treasure Hill, mencatat bahwa pembangunan ilegal semakin cepat setelah pemindahan komando di awal tahun 70-an, dan pada akhir tahun 80-an skala permukiman mendekati empat hektar dengan sekitar dua ratus rumah; "komunitas ini dibangun mengikuti bentuk gunung, selain tiga hingga lima asrama militer dan 40 asrama tunggal yang sah relatif lebih luas, sisanya adalah rumah datar sempit yang dibangun mandiri dengan bahan lokal"; serta detail ruang pamer luar ruangan seperti "pos senapan mesin, alun-alun setengah lantai," dan deskripsi praktik seperti museum rumah tangga.↩234567
- Treasure Hill — Perpustakaan Wikipedia Tamsui — Entri Treasure Hill di Perpustakaan Wikipedia Tamsui mencatat data ganda yang membandingkan skala puncak tahun 80-an sekitar 200 rumah, luas permukiman mendekati 4 hektar, dan klaim bahwa pada puncaknya terdapat lebih dari 250 rumah dan lebih dari 400 orang.↩
- Irisan Sejarah Besar Treasure Hill — Biro Komunikasi Pariwisata Kota Taipei — Pengenalan proyek Irisan Sejarah Besar Treasure Hill oleh Biro Komunikasi Pariwisata Kota Taipei, yang menyusun narasi sejarah resmi: "Kuil Guanyin dibangun di gunung seiring imigran Quanzhou datang ke Gongguan," "Sejak tahun 1950-an, penghuni membangun rumah mandiri menggunakan bahan lokal selama periode sulit ketika banyak keluarga militer dan pegawai negeri pindah bersama pemerintah Republik Tiongkok (Taiwan)," "Pada tahun 1980-an, pembangunan mandiri penduduk pasca-perang ini terancam setelah Treasure Hill dimasukkan ke dalam taman kota untuk pencegahan banjir dan rekreasi," dan "Pada tahun 1990-an, akhirnya diakui sebagai bangunan bersejarah melalui perjuangan penduduk dan masyarakat pada tahun 2004."↩2
- Sejarah Konservasi Situs Bersejarah Taiwan — Tesis Magister Chen Jianzhong — Tesis magister Chen Jianzhong dari Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Nasional Taiwan pada tahun 2006, mencatat bahwa mahasiswa dan staf Institut Arsitektur dan Pedesaan Universitas Nasional Taiwan (di bawah bimbingan Profesor Xia Zhujiou) secara resmi memasuki area Treasure Hill pada September 1997 untuk melakukan wawancara penduduk dan survei; mahasiswa memimpin proposal strategi konservasi Treasure Hill; penelitian berlanjut hingga pembukaan Desa Seni Internasional. Ini adalah literatur tesis yang menunjukkan keterlibatan akademisi dalam gerakan konservasi tahun 1997-2010.↩
- Pertarungan Treasure Hill — Taipei Times — Liputan khusus Taipei Times pada 21 Desember 2003, mencatat bahwa OURs memperoleh mandat perencanaan dari biro kebudayaan pada Juni 2003, dan biro kebudayaan mengundang seniman dan arsitek Finlandia Marco Casagrande pada Oktober; Proyek GAPP (Global Action for Planning Pedagogy) dipimpin oleh OURs; catatan praktik spesifik seperti "Casagrande membangun tangga kayu secara manual di reruntuhan rumah yang dibongkar, memudahkan penghuni lereng untuk keluar masuk, dan membuat kebun di atas puing-puing pembongkaran, mendorong penduduk setempat menanam tanaman."↩2345
- Treasure Hill oleh Laboratorium Casagrande — Landezine — Platform profesional arsitektur lanskap internasional Landezine mencatat secara lengkap proyek Marco Casagrande Treasure Hill, termasuk penamaan "Organic Layer Taipei," pengenalan konsep "Akupuntur Perkotaan" oleh Casagrande, terpilih di Biennale Arsitektur Venesia 2006, diliput The New York Times sebagai "lokasi wajib dikunjungi" di Taipei, dan jalur pengakuan internasional selanjutnya seperti buku Biourban Acupuncture: Treasure Hill of Taipei to Artena.↩2345
- Sudut yang Terlupakan dalam Kota, Rahasia Tersembunyi Koeksistensi Seni-Hunian 'Seni Internasional Treasure Hill' — Vocus — Liputan khusus Taiwan yang menyusun kasus paparan media internasional Treasure Hill di mana The New York Times mencantumkan Treasure Hill sebagai "destinasi paling khas" Taipei dan menempatkannya sejajar dengan Taipei 101, serta liputan media perjalanan internasional Lonely Planet.↩
- Komunitas Treasure Hill — Majalah Arsitektur Taiwan — Laporan resmi majalah Arsitektur Taiwan yang mencatat bahwa pada tahun 2005, Treasure Hill diubah dari lahan taman menjadi zona khusus; badan pengawas berpindah dari departemen taman ke Biro Kebudayaan Kota Taipei; biro kebudayaan memulai proyek renovasi pada akhir 2006; area permukiman bersejarah Treasure Hill secara resmi diubah menjadi zona khusus pada tahun 2007; dan Desa Seni Internasional Treasure Hill beroperasi secara resmi pada 2 Oktober 2010; catatan kunci dari perubahan klasifikasi hukum perencanaan kota yang ditetapkan pada tahun 2011.↩23456789
- Permukiman Treasure Hill — Wikipedia §Kondisi Saat Ini dan Relokasi — Entri Wikipedia permukiman Treasure Hill mencatat "Pada Juni 2006, Pemerintah Kota Taipei mengeluarkan dokumen yang mengingatkan penghuni untuk pindah seluruhnya sebelum 31 Oktober 2006," tiga opsi relokasi (720.000 sekaligus / 360.000 + kembali setelah dua tahun / perumahan transit), "jumlah bangunan permukiman saat ini sekitar 87 rumah," "Pada Oktober 2009, 22 penduduk asli dibuka untuk tinggal," dan detail praktik koeksistensi seperti zona tematik "Rumah Veteran", "Residensi Seniman", dan "Asrama Pemuda Internasional," serta papan nama marga dan museum rumah tangga.↩23456789101112
- Festival Cahaya Treasure Hill 2026 'Kota Cahaya Redup' — Taiwan Tersenyum — Liputan resmi Taiwan Tersenyum mengenai Festival Cahaya Treasure Hill 2026 "Kota Cahaya Redup," dibuka pada 21 Maret, berlangsung hingga 3 Mei, dan menampilkan 14 kelompok seniman lintas disiplin yang merespons tekstur historis dan lanskap unik Treasure Hill dengan instalasi cahaya, suara, dan seni pertunjukan; setiap hari pukul 11:00-22:00 (libur Senin), waktu lampu menyala 18:00-22:00; diadakan di dua basis, Desa Seni Internasional Treasure Hill dan Desa Huanim di Gunung Chan Chu.↩