Ringkasan 30 Detik:
Dekade 1970-an hingga 1990-an adalah era keemasan taman hiburan Taiwan, saat itu seluruh Taiwan memiliki lebih dari 20 taman tema besar. Gelombang ini dipimpin oleh „Taman Air Datong” di Banqiao, diikuti oleh Taman Yage di Taichung dan Taman Hiburan Kadori di Dakeng yang bangkit berurutan. Namun, seiring dengan maraknya bepergian ke luar negeri pada 1990-an, pengambilan tanah perencanaan kota, serta guncangan Gempa 921, ruang-ruang yang menyimpan kenangan kolektif tersebut runtuh berurutan. Kini, sebagian berubah menjadi taman musik, sebagian menjadi sirkuit balap, dan sebagian lagi dalam legenda urban diberi kehidupan lain yang menakutkan.
Pada 4 Agustus 1972, lalu lintas di area Jiangzicui, Banqiao, lumpuh total. Hari itu adalah hari pembukaan „Taman Air Datong”, area parkir seluas 3.000 ping penuh sesak, bahkan memaksa Kepala Kepolisian Kabupaten Taipei menambah personel untuk mengatur lalu lintas. Taman hiburan pertama ini yang dibangun dengan investasi 30 juta Yuan oleh pengusaha konstruksi Chen Chao-ping, tidak hanya memperkenalkan roller coaster spiral ganda 360 derajat pertama di Taiwan „Naga Gembira”, bahkan mengembalikan seluruh biaya investasi dalam waktu setengah tahun.
Keceruan saat itu membuat Chen Chao-ping selaku Direktur Utama bahkan harus mengangkat lengan bajunya, mengajak seluruh keluarga menyajikan mangkuk dan sendok serta mencuci piring di bagian kuliner taman 1. Adegan „bos sekaligus pekerja kasar” ini mencerminkan kehausan ekstrim masyarakat Taiwan saat itu akan hiburan rekreasi modern — pada era ketika bepergian ke luar negeri belum dibuka, taman hiburan adalah satu-satunya gerbang menuju imajinasi negara asing.
Pelarian di Hutan Baja: Kebangkitan dan Pengambilan Alih Datong Water Park
Keberhasilan Datong Water Park mendefinisikan standar taman tema generasi pertama Taiwan: wahana mekanik, kolam renang besar, dan kolam geser ketinggian. Kehadirannya mengubah lahan pertanian dan tanah rendah yang semula nilai manfaatnya rendah, secara instan menjadi tambang emas dengan pendapatan hari libur mencapai 1,3 juta yuan. Pada era 1970-an, uang itu cukup untuk membeli sebuah rumah terpisah di Pan-ch'iao 1.
Namun, nasib Datong Water Park juga meramalkan kontradiksi internal industri taman tema Taiwan: kita membangun taman tema untuk melarikan diri dari kota, tetapi kota pada akhirnya akan berkembang dan menelan taman tema tersebut.
Seiring bertambahnya populasi Pan-ch'iao dari 200 ribu menjadi 400 ribu, rencana proyek jalan akses "Jembatan Hsi-tsang" (kini Jembatan Wan-pan Ta-ch'iao) dalam perencanaan kota langsung memotong melintang taman tema tersebut. Pada 1992, di bawah tekanan ganda peralatan yang usang dan pengambilan alih tanah, "taman tema pertama" ini mengumumkan penutupan. Kini saat memasuki Taman Musik Pan-ch'iao, panggung musik terbuka di bawah kaki kita persis bekas lokasi kolam geser tahun itu, sedangkan fondasi balok baja roda raksasa yang tergalar secara tak sengaja saat pembangunan parkir bawah tanah, adalah sisa-sisa terakhir masa gemilang itu 2.
Kamera dan Rumor Jalur Putus: Yage Garden dan "Kedua Kehidupan" Kadori
Jika Datong Water Park mewakili kesenangan murni, maka "Yage Garden" dan "Kadori Amusement Park" di Taichung mewakili keterikatan mendalam antara taman hiburan, media massa, dan legenda urban.
Pada tahun 1989, acara variety CTS 《百戰百勝》 pindah ke Yage Garden di Taichung untuk syuting, adegan Hu Gua dan artis lainnya berpetualang di air membuat Yage Garden terpilih sebagai salah satu sepuluh taman hiburan swasta teratas di seluruh Taiwan selama bertahun-tahun. Taman "gaya Eropa" ini yang dibangun dengan biaya puluhan juta untuk menciptakan fontan musik air menari, pernah menjadi pilihan utama orang Taiwan untuk berkencan 3.
Kadori Amusement Park yang bersebelahan, justru tersimpan dalam kenangan orang dengan cara yang lebih dramatis. Tahun 1994, Kadori bangkrut tanpa peringatan, kemudian rumor mistis "roller coaster jalur putus, korban jiwa parah" tersebar luas di kalangan masyarakat. Meskipun ini telah terbukti sebagai rumor yang sepenuhnya tidak berdasar — kebangkrutan Kadori disebabkan oleh manajemen buruk dan tekanan persaingan, dan tidak pernah terjadi kecelakaan jalur putus — namun kesan suram dari reruntuhan itu justru membuatnya menjadi "taman hiburan hantu" paling terkenal di seluruh Taiwan setelah menjadi lokasi syuting film 《紅衣小女孩》 pada 2017 4。
📝 Catatan Kurator: Kematian taman hiburan sering disertai semacam "pembalikan kesucian". Tempat yang dulunya penuh tawa dengan desibel tertinggi, setelah listrik diputus dan rumput liar tumbuh, justru menjadi proyeksi ketakutan paling mendalam.
Masa Kecil yang Dirampas: Mengapa Taman-taman Hiburan Hilang Secara Massal?
Menghitung daftar yang hilang: Taman Hiburan Mingde Taipei, Taman Hiburan Asia Waduk Shimen, Taman Hiburan Wuzhi Tainan, Desa Adat Taiwan Changhua 5. Di balik kehilangan taman-taman hiburan ini, terdapat alasan struktural yang sangat mirip:
| Alasan Kehilangan | Dampak Spesifik |
|---|---|
| Perencanaan Perkotaan dan Regulasi | Banyak taman hiburan awal terletak di daerah tanggapan sungai atau lahan cadangan taman, menyebabkan fasilitas tidak dapat diperbarui, dan akhirnya disita. |
| Pergeseran Persaingan Pasar | Pasca-1990-an, "Tiga Gunung Satu Desa" (Janfusun, Leofoo Village, Formosan Aboriginal Culture Village, Window on China) yang dikelola oleh konglomerat besar bangkit, membuat taman hiburan tradisional lokal tidak berdaya bersaing. |
| Bencana Alam dan Lingkungan Makro | Gempa 921 tahun 1999 menghancurkan industri pariwisata tengah, taman-taman seperti Yago Garden, Kadori mengalami penurunan drastis pengunjung, menjadi pukulan terakhir yang menyebabkan kebangkrutan. |
| Pembukaan Perjalanan ke Luar Negeri | Seiring dengan pembukaan pariwisata keluar negeri tahun 1979, horizon orang Taiwan beralih ke Disney dan Universal Studios, daya tarik taman hiburan lokal relatif menurun. |
Sisa Kenangan: Membangun Ulang Kenangan di Atas Reruntuhan
Apakah taman hiburan yang hilang ini benar-benar lenyap sepenuhnya?
Bukan demikian. Tahun 2018, pembalap Taichung Tai Hsiao-hsiang menyewa area parkir Yage Garden yang sudah lama terbengkalai, mengubahnya menjadi sirkuit balap, berusaha menemukan kembali rasa kecepatan saat ia masih duduk di bangku kelas enam 6. Sementara di atap Dalib Department Store di Kaohsiung, hingga kini masih menyimpan "Taman Hiburan Udara" satu-satunya di seluruh Taiwan, dengan kereta monorel yang masih berputar dengan kecepatan santai, memungkinkan pengunjung di atas persimpangan Wufu yang ramai, sejenak melintas kembali ke ruang waktu tahun 1984 2.
"Biarkan semua keindahan masa lalu tetap menjadi kenangan. Jika kembali ke masa lalu, tidak tentu bisa menemukan kembali kenangan yang sama." Mantan Direktur Umum Datong Water Park Sun Ching-feng pernah mengungkapkan hal tersebut saat penutupan 1.
Taman hiburan yang hilang bukanlah luka pada budaya Taiwan, melainkan kulit bekas pertumbuhan. Pada masa keemasan mereka, dengan baja dan kolam ombak, mereka menyediakan penyeimbang psikologis kolektif bagi sebuah pulau yang sedang lepas landas, lalu di tengah gelombang urbanisasi, mereka mundur dengan anggun (atau malu), menyerahkan panggung kepada generasi berikutnya.
Referensi
- Taman Tema Pertama di Taiwan: Mengenang Kenangan Indah Datong Water Park — Bao Shiguang: Mencatat secara rinci proses pendirian dan angka pendapatan Datong Water Park.↩
- Taman Hiburan yang Hilang - Travel Agency Waktu dan Ruang — Bank Ingatan Budaya Nasional: Menyediakan perbandingan masa lalu dan sekarang yang kaya serta data taman hiburan di atap pusat perbelanjaan.↩
- Lokasi Syuting Acara Luar Ruangan Klasik CTV: Posisi Khusus Yage Garden — United Daily News: Meninjau kembali kaitan Yage Garden dengan 'Bai Zhan Bai Sheng'.↩
- Kabur Mistis Sering Beredar Setelah Bangkrut! Kadori Amusement Park yang Pernah Terkenal dengan Roller Coaster-nya — Bao Shiguang: Mengklarifikasi alasan kebangkrutan Kadori Amusement Park dan kabur mistisnya.↩
- Taman Hiburan yang Dikunjungi di Masa Kecil, Apakah Masih Ada? 10 Taman Hiburan yang Hilang di Taiwan — The Storm Media: Mengulas taman hiburan utama yang hilang di seluruh Taiwan dan kondisinya saat ini.↩
- Taman Hiburan Terbengkalai Menakutkan di Taichung Tak Ada yang Berani Datang; Ia Mengubahnya Menjadi Sirkuit Balap untuk Mewujudkan Impian Masa Kecil — The Storm Media: Melaporkan kisah transformasi Yage Garden menjadi sirkuit balap.↩