Ringkasan 30 Detik: Pasar hotpot Taiwan bernilai ratusan miliar per tahun, bukan hanya makanan nasional yang menghangatkan badan di musim dingin, melainkan budaya kuliner yang cocok untuk empat musim. Mulai dari "chúshāo" (sukiyaki) era pendudukan Jepang hingga beragam hotpot yang dibawa pengungsi pasca-perang, sampai hotpot personal dan hotpot premium masa kini, sejarah evolusi hotpot Taiwan memantulkan perubahan sosial dan perpaduan etnis pulau ini, akhirnya menghasilkan "rasa Taiwan" yang unik.
1926, Yu Shui-sheng di Gangshan, Kaohsiung, menjual masakan daging kambing dengan pikulan di bahu, memulai legenda berabad-abad "Da Xin Yang Rou Lu" 1. Ini bukan hanya salah satu toko hotpot bergaya Taiwan tertua yang masih ada, tetapi juga menandai titik awal evolusi panjang dan kaya budaya hotpot Taiwan. Bagaimana panci mendidih penuh kelezatan ini, dari rasa tanah asing, perlahan-lahan dimasak hingga menjadi pemandangan tak tergantikan di meja makan orang Taiwan?
"Makanan Peradaban" Masa Kolonial dan "Kenangan Kuah" Pengungsi Pasca-Perang
Sejarah hotpot Taiwan tidak terbentuk sekaligus, melainkan terbentuk bertahap di tengah konsep kuliner, migrasi etnis, dan perubahan sosial di era yang berbeda. Masa pendudukan Jepang, terpengaruh ide "Bunmei Kaika" (Peradaban dan Pembukaan) Jepang, hidangan "chúshāo" (Sukiyaki) yang mencicipi daging sapi menjadi tren di kalangan intelektual Taiwan, menjadikannya hidangan mewah di pesta saat itu 2. Periode ini, hotpot dipandang sebagai "makanan peradaban", melambangkan pembaratan dan kemajuan.
Pasca-1949, Pemerintah Nasionalis pindah ke Taiwan, sejumlah besar pengungsi membawa masakan hotpot dari berbagai provinsi Tiongkok ke Taiwan, seperti hotpot mala Sichuan, hotpot kuah asam Yunnan, masakan periuk tanah liat Jiang-Zhe, dan da bin lou (打邊爐) Guangdong, semuanya berakar di Taiwan 3. Hotpot-hotpot ini bukan hanya penopang kelaparan dan kerinduan, tetapi juga proyeksi identitas etnis. Di antaranya, budaya "sa-cha" yang dibawa pengungsi Teochew, justru berdampak mendalam pada hotpot Taiwan.
📝 Catatan Kurator: Hotpot bukan sekadar makanan, melainkan wadah yang memuat sejarah dan kenangan. Setiap panci kuah, mungkin bercerita tentang perjalanan migrasi dan perpaduan.
Saus Sa-cha: Dari Sate Nusantara ke Saus Celup Nasional "Relokalisasi" Kembali
Membicarakan hotpot Taiwan, tidak bisa lepas dari budaya saus celupnya yang unik, terutama "saus sa-cha". Asal saus sa-cha adalah "sate" (Satay) Asia Tenggara, dimodifikasi di wilayah Teochew, lalu dibawa ke Taiwan oleh pengungsi Teochew pasca-perang 4. Di Taiwan, saus sa-cha melalui proses "relokalisasi" (re-localization), secara bertahap mengembangkan rasa kaya beraroma kacang tanah, bawang putih, dan udang kering, menjadi saus celup jiwa hotpot Taiwan yang tak tergantikan 5.
1973, Zi Li Wan Bao melaporkan, toko hotpot sa-cha di area perkotaan hampir terlihat di mana-mana, menunjukkan tingkat popularitasnya 3. Saat itu, "Empat Peralatan Emas" rumah tangga — kulkas, mesin potong daging, kompor gas, dan AC — yang merakyat, justru melepaskan hotpot dari keterbatasan musiman, memungkinkan usaha sepanjang tahun, mendorong toko spesialis hotpot tumbuh seperti jamur setelah hujan.
Hotpot Batu: Aroma Meledak-Keluarkan Semangat Bergaya Taiwan
1960-an, hotpot batu mulai populer di Taiwan. 1962, Chien Chi-tian mendirikan "Di Yi Sa-cha Hotpot" di dekat Bundaran Chenggong, Taipei, kemudian belajar teknik memasak hotpot batu dari pemilik restoran Korea "Arirang" di Ximending, dan pada 1976 mendirikan "Di Yi Hotpot" yang mengguncang masyarakat 3 6. Inti hotpot batu terletak pada "meledakkan aroma" (爆香) — memanfaatkan bawang bombai, bawang putih, sa-cha, dan irisan daging ditumis di panci batu, memicu aroma kaya baru menuangkan kaldu kental, cara makan penuh upacara dan aroma ini, dengan cepat merebut hati orang Taiwan.
"Saat itu area Bundaran semuanya berbau sa-cha daging sapi," seorang penggemar kuliner kenang, "hotpot batu sekali menumis, seluruh jalan bisa dicium aromanya." (Kutipan wawancara Travel Read) 6
Hotpot Mala: Dari Masakan Rahasia Koki Istana ke Kegilaan Seluruh Rakyat
1979, toko hotpot mala pertama Taiwan "Ning Ji" buka di lorong jalan Anhe dan Tonghua, Taipei 7. Pendiri Chiang Lu-ning asalnya "Koki Istana" Chiang Kai-shek, berasal dari Sichuan, awalnya hanya menjual mie daging sapi merah masak, waktu senggang memasak hotpot mala khas kampung halaman untuk menghiburan kerabat, tak terduga mendapat sambutan meriah, sehingga membuka trend hotpot mala di Taiwan 8.
Keberhasilan Ning Ji mendorong kemunculan "Lan Ji" dan toko hotpot mala lainnya, juga membuat hotpot mala dari makanan khas segelintir orang, berevolusi menjadi arus utama pasar hotpot Taiwan hari ini.
📝 Catatan Kurator: Dari masakan rahasia koki istana ke toko rantai di lorong kota, popularisasi hotpot mala justru membuktikan daya hidup budaya kuliner Taiwan yang kuat.
Dari "Wei-lu" ke "Satu Orang Satu Panci": Reformasi Sosial Hotpot
Secara tradisional, orang Taiwan "wei-lu" (圍爐) merujuk pada mengelilingi tungku untuk menghangatkan badan, bukan khusus hotpot 3. Namun, seiring evolusi budaya hotpot, makan hotpot di malam Tahun Baru sudah menjadi kesepakatan bersama keluarga Taiwan. Sifat sosial hotpot, juga dari berbagi panci besar awal, perlahan bergerak menuju personalisasi.
1981, "Tian Xi Mini Hotpot" dekat Pasar Malam Ningxia, Taipei, diklaim toko hotpot mini pertama se-Taiwan, mempersempit mode berbagi panci tradisional ke ukuran personal, menyediakan peralatan panci pribadi dan pilihan kuah 9. Ini tidak hanya memuaskan perbedaan selera dan kebutuhan higiene konsumen, juga menjawab bangkitnya pasar makan luar karyawan perkotaan dan perempuan saat itu, menata jalan bagi banyak brand hotpot mini Taiwan kemudian, membuka era hotpot personalisasi. 1998, kemunculan "San Ma Chou Chou Guo" (三媽臭臭鍋), lebih mendorong hotpot mini terjangkau ke puncak, mengubah atribut sosial hotpot, menjadikan "makan satu panci sendiri" simbol penting budaya makan luar Taiwan.
Penutup: Satu Panci Menyentuh Jiwa, Cerminan Rasa Taiwan
Budaya hotpot Taiwan, adalah sejarah epik yang dikarang bersama oleh sejarah, etnis, masyarakat, dan selera. Ia bukan sekadar cara memasak, melainkan bagian dari kehidupan orang Taiwan, memuat momen hangat berkumpul keluarga dan berkumpul teman. Dari sepiring sup daging kambing mendidih, ke se panci hotpot mala harum pedas, setiap hotpot bercerita kisah unik Taiwan, juga memantulkan semangat pulau ini yang inklusif dan terus berinovasi.
Referensi
- https://cparty.com.tw/archives/85863 — CParty. (2025). 《經典宵夜圖鑑|台灣百年火鍋演變》↩
- https://orstyle.net/article-c0192/ — orstyle.net. (2025). 《這一鍋是怎麼成為「台式」的?火鍋之島的慢熬路徑》↩
- https://www.verse.com.tw/article/hotpot-yufu — VERSE. (2022). 《魚夫:來圍爐說火鍋哦!》↩
- https://opinion.udn.com/opinion/story/11664/5121026 — 鳴人堂. (2020). 《沙茶醬原是「舶來品」?台灣沙茶醬的前世今生》↩
- https://www.taiwan-panorama.com/Articles/Details?Guid=ca6f0a3d-08d7-4b1a-b293-0bc23dee7fb6&CatId=10&postname=%E5%8F%B0%E7%81%A3%E6%B2%99%E8%8C%B6%20%20%20%20-%E8%A8%98%E9%8C%84%E7%A7%BB%E6%B0%91%E8%BB%8C%E8%B7%A1%E7%9A%84%E7%B4%9B%E5%B1%95%E6%BB%8B%E5%91%B3&srsltid=AfmBOopBWGroW8_qKDKkfT4bjJMQE_DsHaYnnZz_Kn_eQF45p3nV6wu2 — 台灣光華雜誌. (未知). 《台灣沙茶記錄移民軌跡的紛呈滋味》↩
- https://www.upmedia.mg/tw/lifestyle/information/106834 — 上報 Up Media. (2021). 《經營超過半世紀的「帝一火鍋」走入歷史!》↩
- https://www.facebook.com/everylittled/posts/1278393264306029/ — Every Little D. (未知). 《民國68年,台北第一家麻辣鍋店「寧記」》↩
- https://www.ytower.com.tw/prj/prj_260/p1.asp?srsltid=AfmBOoq0DSLuj4U0PCPtdSXD55XfN2NSXfn-qf6sBqpVXG9Ey2Ex-3Hl — 楊桃美食網. (未知). 《來自四川的平民特產─麻辣鍋》↩
- https://cparty.com.tw/archives/85863 — CParty. (2025). 《經典宵夜圖鑑|台灣百年火鍋演變》↩