Mayday

Pada tahun 1997, lima siswa SMA dari Sekolah Menengah Atas Normal Taipei mendaftar dalam festival musik "Wild Stage" menggunakan nama samaran di BBS. Tiga puluh tahun kemudian, mereka menjual 320.000 tiket dalam waktu sepuluh menit di Taipei Dome, tampil 30 kali di Stadium Nasional Beijing (Bird's Nest), namun juga mengucapkan empat kata yang membuat hati orang Taiwan hancur di panggung yang sama.

Ringkasan 30 detik: Mayday adalah band rock paling sukses secara komersial dalam sejarah Taiwan. Dari klub mahasiswa Sekolah Menengah Atas Normal Taipei pada tahun 1997 hingga imperium tur lintas Asia, mereka membuktikan dalam tiga puluh tahun bahwa rock Mandarin dapat memenuhi stadion olahraga. Namun, dalam sebuah konser di Beijing tahun 2024, ucapan "Kami adalah orang Tiongkok" menjadikan mereka sekaligus sebagai simbol ekspor budaya Taiwan dan cermin kecil dari konflik politik lintas selat.

Pada 7 Juli 1999, antrian tak berujung terbentuk di luar toko kaset di Ximending, Taipei. Sebuah CD berjudul Mayday First Creation Album (yang bahkan tidak mau repot-repot diberi nama album yang lebih rapi) resmi dirilis 1. Pembeli kaset tersebut sebagian besar adalah siswa SMA berusia belasan tahun; mereka tidak tahu bahwa benda yang mereka pegang akan menulis ulang aturan bisnis seluruh industri musik Mandarin dalam tiga puluh tahun ke depan.

Lima Anak dari Sekolah Menengah Atas Normal Taipei

Kisah Mayday harus dimulai dari sebuah sekolah menengah. Pada tahun 1995, di Sekolah Menengah Atas Normal Taipei, Ashin (Chen Hsin-hung, berasal dari Beitou, lahir 1975) dan Monster (Wen Shang-yi, berasal dari Hsinchu, lahir 1976) bertemu di klub gitar 2. Keduanya mengajak teman sekelas membentuk "So Band" dan berlatih di ruang bawah tanah. Ashin menangani vokal, Monster bermain gitar, kemudian Martha (Chai Sheng-yan, berasal dari Kaohsiung, lahir 1977) mengambil alih bass, dan Stone (Shih Chin-hang, berasal dari Taipei, lahir 1975) mengisi posisi gitar kedua 3.

Pada 29 Maret 1997, mereka mendaftar ke festival musik "Wild Stage". Pendaftaran memerlukan nama band; nama samaran Martha di BBS adalah MAYDAY, sehingga itu yang digunakan 4. Hari itu ditetapkan sebagai hari peringatan pembentukan Mayday—sebuah nama samaran BBS berubah menjadi nama band rock terbesar di Asia.

Posisi drum mengalami beberapa pergantian. Setelah Qian You-da (Chen You-da) yang pertama keluar, Guan-You (Liu Kuan-you, lahir 1973) dari Miaoli resmi bergabung pada tahun 1999, membentuk lineup lima orang yang tetap hingga kini 5. Guan-You adalah anggota tertua di dalam band, dua tahun lebih tua dari Ashin, namun dia adalah yang terakhir bergabung.

📝 Catatan Kurator: Kelima orang ini berasal dari empat kota berbeda di Taiwan—Beitou, Hsinchu, Kaohsiung, Taipei, dan Miaoli. Komposisi ini sendiri adalah cermin kecil dari kisah Taiwan: orang-orang dari berbagai daerah berbondong-bondong ke Taipei, bertemu di sebuah sekolah menengah, lalu menyuarakan suara hati seluruh pulau melalui musik rock.

Dari Ruang Bawah Tanah ke Rock Records

Pada Juni tahun yang sama, produser legendaris Rock Records, Jonathan Lee (Li Zong-sheng), mendengar demo Mayday dan menghubungi mereka secara pribadi untuk menandatangani kontrak 6. Satu bulan kemudian, lima pemuda yang belum lulus sekolah sudah memiliki kontrak rekaman. Album perdana tahun 1999 dirilis; Li Ming and Chun Jiao menggunakan nama pasar tradisional untuk bercerita tentang cinta, sementara "I Really Want to Fly" di Crazy World menyuarakan hati generasi—rock Mandarin pertama kali memasuki kehidupan sehari-hari publik 1.

Kuncinya terletak pada strategi. Saat industri musik Mandarin didominasi oleh penyanyi idola, band dianggap sebagai hal niche. Mayday melakukan sesuatu yang tidak dilakukan siapa pun saat itu: menjadikan konser sebagai produk inti, bukan sekadar alat promosi. Mereka gencar tampil di kampus-kampus dan live house, melakukan ratusan pertunjukan kecil dalam setahun, mengubah penonton menjadi penganut setia satu per satu melalui energi langsung 7. Strategi "konser terlebih dahulu" ini mendahului pergeseran industri musik Barat menuju ekonomi pengalaman selama lebih dari satu dekade.

30 Kali di Bird's Nest dan Ekonomi Konser

Pada tahun 2012, Mayday pertama kali tampil di Stadium Nasional Beijing "Bird's Nest" (Stadion Nasional), menjadi band Mandarin pertama yang menggelar konser di sana 8. Pemandangan 100.000 orang menyanyi bersama Stubborn (Jue Jiang) menjadi momen klasik rock Mandarin. Hingga tahun 2024, mereka telah tampil lebih dari 30 kali di Bird's Nest, memecahkan rekor sejarah venue tersebut.

Namun, angka sebenarnya ada di tur. Tur dunia Life Unlimited Company (Ren Sheng Wu Xian Gong Si) dari 2017 hingga 2019 berlangsung selama 644 hari, 55 kota, 122 pertunjukan, dengan total 4,15 juta penonton, menjadikannya salah satu tur konser Mandarin terbesar dalam sejarah 9. Hanya di pasar Tiongkok daratan, pendapatan tahunan konser Mayday melebihi 3 miliar NTD.

📊 Snapshot Data

  • Bird's Nest total 30+ kali (rekor band Mandarin)
  • Life Unlimited Company: 644 hari × 55 kota × 4,15 juta orang
  • Taipei Dome 2023: 320.000 tiket terjual habis dalam 10 menit 10

Pada akhir tahun 2023, Mayday menjadi salah satu artis pertama yang tampil setelah Taipei Dome resmi dibuka. 320.000 tiket terjual habis dalam 10 menit—ini bukan hanya musik, ini adalah fenomena ekonomi 10.

Kontroversi Lip-sync: Ketika Teknologi Bertemu Politik

Pada November 2023, konser Mayday di Shanghai dipertanyakan netizen Tiongkok karena dituduh lip-sync 11. Ada yang menggunakan perangkat lunak analisis audio untuk membandingkan, mengklaim "suara terlalu akurat = lip-sync". Kontroversi ini berlangsung selama lima bulan, hingga pada 13 Mei 2024, Biro Kebudayaan dan Pariwisata Shanghai merilis hasil investigasi: "Tidak ditemukan penggunaan rekaman pra-rekam untuk menggantikan vokal langsung" 12.

Namun, esensi kontroversi ini bukan hanya masalah teknis. Kepala Keamanan Nasional Taiwan, Tsai Ming-yen, dalam laporan di Legislatif Yuan tahun 2024, menunjukkan bahwa dalang di balik tuduhan lip-sync melibatkan penekanan sistematis oleh otoritas Tiongkok terhadap industri budaya Taiwan 13. Sebuah kontroversi teknis yang awalnya merupakan bagian dari industri musik, terseret ke pusaran politik lintas selat.

"Kami adalah orang Tiongkok": Harga Empat Kata

Pada 24 Mei 2024, Ashin mengucapkan "Kami adalah orang Tiongkok" (Wo Men Zhong Guo Ren) dalam konser di Beijing 14. Empat kata, meledakkan komunitas Taiwan di media sosial.

Ironisnya, pada 19 Mei 1996, Mayday yang baru berusia satu tahun setelah pembentukan, diundang untuk tampil di gala "Membangun Taiwan Menjadi Negara" (Tai Yao Jian Guo) dengan menyanyikan Drum Sound If Loud (Gu Sheng Ruo Xiang) dan Mother's Name is Taiwan (Mu Qin De Ming Jiao Tai Wan) 15. Dari "Membangun Taiwan Menjadi Negara" menjadi "Kami adalah orang Tiongkok", jarak dua puluh delapan tahun adalah harga yang dibayar oleh band Taiwan atas keberhasilan komersial di pasar Tiongkok—atau kompromi seluruh era?

Laporan The Initium mencatat reaksi terbelahnya penggemar: ada yang berhenti mendukung, ada yang kecewa, ada yang tetap teguh 14. Namun yang paling hening adalah Mayday sendiri. Mereka tidak menjelaskan, tidak meminta maaf, tidak menegaskan kembali posisi. Keheningan ini sendiri mungkin adalah jawabannya.

📝 Catatan Kurator: Dilema lintas selat Mayday bukan kasus tunggal. Ini adalah pilihan yang harus dihadapi oleh semua pekerja budaya Taiwan yang mencoba memasuki pasar Tiongkok: Apakah Anda bersedia mengucapkan kata-kata yang membuat hati 23 juta orang hancur demi pasar 1,4 miliar orang?

5525: Makna Tiga Puluh Tahun

Tur 5525 (diambil dari hari pembentukan Mayday 5/25) yang dimulai pada tahun 2023, hingga tahun 2026 telah mencapai lebih dari 155 pertunjukan, 4,86 juta penonton 16. Single Ren Xing (Arbitrary/Willful) yang dirilis pada Desember 2024 adalah salah satu karya baru langka mereka sejak album Autobiography (Zi Zhuan) tahun 2016 17.

Namun, makna budaya Mayday tidak terletak pada angka. Ia ada pada mereka yang menjadikan Stubborn (Jue Jiang) sebagai moto hidup ("Ketika aku berbeda dengan dunia, biarkan aku tetap berbeda"), pada mereka yang melewati masa suram dengan Contentment (Zhi Zu), pada mereka yang membawa tongkat cahaya dan menangis bersama ratusan ribu orang asing di stadion.

"Mayday Fans" (Wu Mi)—komunitas penggemar Mayday—bukanlah hanya konsumen. Mereka adalah komunitas memori kolektif yang melintasi generasi dan batas negara. Siswa SMA yang mengantri membeli album perdana di Ximending pada tahun 1999, kini membawa anak-anak mereka ke Taipei Dome.

Mengapa Mayday Adalah Kisah Taiwan

Mayday membuktikan tiga hal:

Pertama, Taiwan dapat mengekspor produk budaya ke seluruh dunia Mandarin, tanpa memerlukan anggaran bergaya Hollywood, hanya membutuhkan emosi yang tulus dan model bisnis yang cerdas.

Kedua, musik rock di dunia Mandarin bisa menjadi arus utama, bisa memenuhi stadion berkapasitas 100.000 orang, bisa menciptakan nilai ekonomi miliaran—hal yang tidak terbayangkan pada tahun 1997.

Ketiga, dan yang paling menyakitkan: ketika ekspor budaya bertemu geopolitik, kreator Taiwan akhirnya harus menghadapi pilihan tanpa jawaban standar.

Mayday akan terus menyanyi. Namun setelah empat kata tersebut pada tahun 2024, ketika orang Taiwan mendengarkan lagu mereka, telinga mereka dipenuhi oleh noise statis yang mungkin tidak mereka inginkan.


Bacaan Lanjutan

Referensi

  1. Entri "Mayday" di Museum Musik Populer Taiwan — Album perdana dirilis 7 Juli 1999
  2. Wikipedia "Mayday" — Pembentukan band di klub gitar Sekolah Menengah Atas Normal Taipei tahun 1995
  3. Mayday Fans Timeline Mayday — Urutan dan latar belakang anggota bergabung: lihat isi tautan asli
  4. Mayday (Band Taiwan) — Wikipedia — ) — Festival Wild Stage 1997, MAYDAY adalah nama samaran BBS Martha
  5. Wikipedia "Liu Kuan-you" — Bergabung dengan Mayday tahun 1999, berasal dari Miaoli
  6. Majalah Taiwan Guanghua "Mayday Rock Till the End" — Jonathan Lee menandatangani kontrak setelah mendengar demo
  7. Analisis Model Bisnis Konser Mayday — Financial Headlines — Strategi konser terlebih dahulu, pendapatan tahunan melebihi 3 miliar
  8. Rekaman Konser Bird's Nest Mayday — Radio Taiwan International — Pertama kali tampil di Bird's Nest tahun 2012, total 30+ kali
  9. Tur Konser Life Unlimited Company — Wikipedia — 644 hari, 55 kota, 4,15 juta orang
  10. Konser Taipei Dome Mayday 320.000 Tiket Terjual Habis dalam 10 Menit — ETtoday — Rekor Taipei Dome tahun 2023
  11. Mayday: Band Rock Taiwan Menyangkal Tuduhan Lip-sync — BBC Chinese — Rangkaian kontroversi lip-sync tahun 2023
  12. Biro Kebudayaan dan Pariwisata Shanghai Rilis Hasil Investigasi Lip-sync Mayday — Radio Taiwan International — "Tidak ditemukan lip-sync" pada 13 Mei 2024
  13. Laporan Kepala Keamanan Nasional Tsai Ming-yen di Legislatif Yuan: Tuduhan Lip-sync Melibatkan Penekanan Budaya Tiongkok terhadap Taiwan — Liberty Times Net — Pertanyaan di Legislatif Yuan tahun 2024
  14. Berhenti Mendukung? Kecewa? Teguh? Setelah Pernyataan "Kami adalah orang Tiongkok" Mayday — The Initium — Peristiwa Beijing dan reaksi penggemar pada 24 Mei 2024
  15. Tampil Mayday di Gala "Membangun Taiwan Menjadi Negara" 1996 — Wikipedia — Rekam jejak pertunjukan dengan warna politik awal
  16. Tur Konser 5525 Mayday — Wikipedia — Total pertunjukan dan penonton tur 2023-2026
  17. Rilis Single Baru "Ren Xing" Mayday —相信音乐 (相信音樂) — Desember 2024
Tentang artikel ini Artikel ini disusun secara kolaboratif oleh komunitas serta ditulis dan ditinjau dengan bantuan AI.
Kata kunci
Mayday Mayday Ashin musik rock musik Mandarin konser Golden Melody Awards Sekolah Menengah Atas Normal Taipei kontroversi lip-sync Taipei Dome
Bagikan

Bacaan lanjutan

Anda mungkin juga ingin membaca

Musik

Folk Songs dan Ballada Taiwan: Dari Pencurian Hak Cipta hingga Didengar Dunia

Pada upacara pembukaan Olimpiade 1996, nyanyian kuno seorang tetua suku Amis Taiwan terdengar, namun Guo Ying-nan baru mengetahui suaranya didengar oleh seluruh dunia melalui litigasi. Kisah absurd ini mencerminkan nasib folk songs Taiwan—dari dibungkam hingga mendefinisikan ulang suaranya sendiri.

閱讀全文
Musik

Paduan Suara Taiwan: Dari Rongxing ke Lima Besar Asia dalam Satu Siklus 60 Tahun

Pada 1957, Lu Chuan-sheng dan Koo Wei-fu mendirikan Paduan Suara Anak-anak Rongxing, mengubah lagu-lagu pedesaan yang kasar menjadi paduan suara yang halus. Lebih dari enam puluh tahun kemudian, Paduan Suara Taipei Philharmonic membawa bendera sendiri di panggung Hongaria, Paduan Suara SMP Baolai juara dunia tiga kali berturut-turut, dan Paduan Suara O-Kai mengumpulkan 55 penghargaan internasional. Dari popularisasi di sekolah ke profesional internasional, di balik suara indah itu terdapat ekosistem lengkap, serta sejarah paduan suara yang mempertahankan martabat di bawah tekanan politik.

閱讀全文
Musik

Dari Deserts Chang hingga Anpu—Dua Nama, Satu Pertanyaan yang Sama

Menulis “Baby” pada usia 13 tahun, diblokir Tiongkok pada usia 32 tahun karena sebuah bendera, lalu membunuh nama panggungnya sendiri pada usia 34 tahun. Melalui dua babak kehidupannya, Chiao An-pu menjawab pertanyaan yang diajukan setiap orang Taiwan: sebenarnya kamu berpihak kepada siapa?

閱讀全文
Musik

EggPlantEgg

EggPlantEgg dengan 'rock romantis khas Taiwan' dan narasi 'anak durhaka' yang unik, tidak hanya meraih kesuksesan besar di pasar musik, tetapi juga mendefinisikan ulang wajah kontemporer pop bahasa Taiwan, menjadi bagian penting dari simbol budaya Taiwan.

閱讀全文