Ikhtisar 30 detik: LINE adalah aplikasi komunikasi yang lahir di Jepang setelah Gempa Besar Jepang Timur 11 Maret 2011. Aplikasi ini masuk ke Taiwan pada tahun yang sama, lalu memanfaatkan momentum penghentian layanan MSN dan peralihan WhatsApp ke model berbayar pada 2013 untuk menggantikan penguasa pasar sebelumnya. Kini, tingkat penetrasi LINE di kalangan penduduk Taiwan berusia 15–65 tahun mencapai 93%. Mulai dari percakapan keluarga, budaya kartu ucapan bergambar ala generasi tua, dan grup urusan pemerintahan, hingga pembayaran seluler LINE Pay dan bank digital LINE Bank, LINE telah menjadi “infrastruktur digital” dalam arti sesungguhnya. Namun, ketergantungan yang tinggi juga disertai berbagai kontroversi, seperti disinformasi, pembajakan akun, banjir iklan, warisan digital, dan monopoli pasar, sehingga masyarakat harus meninjau kembali dimensi publik dari perangkat lunak komersial ini.
Pada 11 Maret 2011, Gempa Besar Jepang Timur menghancurkan jaringan komunikasi, tetapi secara tak terduga juga melahirkan LINE. Perangkat lunak yang awalnya dirancang agar orang dapat tetap berhubungan dalam situasi bencana ini resmi diluncurkan pada Juni tahun yang sama dan hanya dalam waktu satu tahun menyapu pasar Taiwan.1 Kini, tingkat penetrasi LINE di kalangan penduduk Taiwan berusia 15 hingga 65 tahun telah mencapai 93%. Pengguna rata-rata membuka aplikasi ini 14 kali sehari, sedangkan pengguna berat membukanya hingga 22 kali.2
📝 Catatan kurator: Di Taiwan, LINE telah berubah dari sekadar aplikasi menjadi “hak untuk bertahan hidup secara digital”—orang dapat memilih untuk tidak memasang Instagram, tetapi sulit memilih untuk tidak memasang LINE.
Tonggak penting LINE di Taiwan dan dampaknya terhadap masyarakat
| Waktu/tahap | Peristiwa penting | Dampak terhadap masyarakat Taiwan |
|---|---|---|
| 2011 | LINE lahir dan memasuki pasar Taiwan | Lahir dari kebutuhan komunikasi pascabencana, kemudian dengan cepat menyebar dan membangun fondasi pasar.1 |
| 2013 | MSN menghentikan layanan, WhatsApp beralih menjadi berbayar | LINE memanfaatkan momentum tersebut dan dengan cepat menggantikan MSN berkat keunggulan layanan gratis dan pelokalan, lalu menjadi aplikasi komunikasi arus utama.34 |
| 2014 | LINE Creators Market diluncurkan | Melahirkan ekonomi stiker Taiwan, menyediakan model bisnis baru bagi ilustrator, dan mendorong perkembangan kekayaan intelektual orisinal.56 |
| Masa penggunaan luas | LINE Pay digunakan secara luas | Membentuk ulang kebiasaan pembayaran seluler, menjangkau kawasan nonmetropolitan, dan menjadi sarana penting untuk konsumsi sehari-hari.7 |
| Masa penggunaan luas | Budaya kartu bergambar ala generasi tua dan grup urusan pemerintahan | Membentuk fenomena sosial yang khas, sekaligus memicu kontroversi mengenai penyebaran disinformasi, keamanan informasi, dan ketenagakerjaan.89 |
| 2021 | LINE Bank mulai beroperasi | Merambah industri keuangan dengan menyediakan layanan keuangan digital melalui model bank digital dan mulai membukukan laba pada 2025.1011 |
| 2026 | LINE Premium diluncurkan | Mencoba mentransformasi model bisnis dengan menawarkan fitur lanjutan, tetapi memicu perdebatan pengguna mengenai iklan dalam versi gratis dan perlunya berlangganan.1213 |
| Tantangan berkelanjutan | Kontroversi keamanan akun dan warisan digital | Risiko masuk dari lokasi lain dan celah keamanan pesan suara menyebabkan maraknya pembajakan akun; pewarisan aset digital menghadapi persoalan hukum dan etika.141213 |
| Tantangan berkelanjutan | Transformasi LINE VOOM | Mencoba mengembangkan platform video pendek, tetapi menghadapi persaingan pasar dan ujian penerimaan pengguna.15 |
Titik balik utama: ketika MSN bunuh diri dan WhatsApp mulai berbayar
Keberhasilan LINE bangkit dengan cepat dan meraih posisi dominan di pasar Taiwan tidak hanya bergantung pada stikernya yang lucu. Kunci keberhasilan yang sesungguhnya terletak pada kemampuannya memanfaatkan kekosongan pasar dan psikologi pengguna secara tepat. Pada 2013, MSN (Windows Live Messenger), penguasa layanan pesan instan yang pernah sangat populer, mengumumkan penghentian layanannya dan memaksa pengguna berpindah ke Skype. Akibatnya, banyak pengguna pergi karena tidak dapat beradaptasi.3 Pada saat yang sama, pesaing utama lainnya, WhatsApp, juga mengumumkan peralihan ke model berbayar. Situasi ini menciptakan kesempatan masuk yang sangat baik bagi LINE, yang tetap berpegang pada strategi “gratis selamanya” dan aktif menyediakan antarmuka yang dilokalkan.4 Melalui dukungan selebritas terkenal Gwei Lun-mei, ditambah fitur “telah dibaca” yang saat itu unik di pasar serta beragam stiker ekspresif, LINE memenuhi kebutuhan pengguna Taiwan akan interaksi seketika. LINE juga berhasil menangkap karakter budaya masyarakat Taiwan yang menyukai ekspresi emosi secara visual.
Ekonomi stiker: transformasi digital industri ilustrasi Taiwan
Stiker LINE bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga telah menciptakan “ekonomi stiker” yang sangat besar di Taiwan. “LINE Creators Market”, yang diluncurkan pada 2014, memungkinkan kreator independen menjual karya mereka. Hingga 2024, jumlah kreator Taiwan telah melampaui satu juta orang, dengan lebih dari sepuluh juta set stiker yang dipasarkan.5 Kreator papan atas Taiwan, seperti “Bugcat Capoo”, bahkan telah mencatat akumulasi penjualan lebih dari NT$200 juta.6 Mekanisme ini mengubah model pendapatan ilustrator Taiwan sekaligus membuka peluang bagi kekayaan intelektual orisinal Taiwan untuk menjangkau pasar internasional melalui platform digital.
Kartu bergambar ala generasi tua dan mobilisasi politik: pengaruh sosial grup tertutup
Di Taiwan, LINE telah berkembang dari sarana komunikasi menjadi sebuah lanskap sosial budaya yang khas. Salah satu fenomenanya ialah budaya “kartu bergambar ala generasi tua”, yakni kartu berwarna cerah yang memadukan gambar dan tulisan seperti “selamat pagi” atau “bagikan jika setuju”. Kartu-kartu ini menjadi media utama bagi kelompok paruh baya dan lanjut usia di Taiwan untuk memelihara hubungan sosial dan mengungkapkan perasaan.8 Pengaruh LINE dalam ranah politik Taiwan juga tidak dapat diremehkan. Mulai dari pemilihan kepala lingkungan setempat hingga pemilihan presiden, para politikus aktif mengelola akun resmi LINE dan memandangnya sebagai saluran penting untuk berkomunikasi langsung dengan pemilih serta menggalang dukungan. Namun, tingkat penetrasi yang tinggi juga menjadikan grup tertutup LINE sebagai lahan subur bagi disinformasi dan manipulasi politik. Dampaknya terhadap pemahaman dan kecenderungan memilih masyarakat sangat mendalam, sehingga menjadi tantangan yang harus segera ditanggapi secara serius dalam proses demokratisasi Taiwan.9
Ekspansi keuangan: dari LINE Pay hingga bank digital pertama yang membukukan laba
Ambisi LINE di Taiwan sejak lama telah melampaui ranah komunikasi. Melalui LINE Pay, perusahaan ini membentuk ulang lanskap pembayaran seluler Taiwan dan bahkan memiliki tingkat penetrasi yang sangat tinggi di kawasan nonmetropolitan.7 LINE Bank (Next Bank), bank digital yang mulai beroperasi pada 2021, memanfaatkan keunggulan arus pengguna dalam ekosistem LINE untuk mencatat laba bersih sebelum pajak bulanan lebih dari NT$11 juta pada Desember 2025. Dengan demikian, LINE Bank menjadi bank digital pertama di Taiwan yang membukukan laba.10 LINE Bank diperkirakan akan menghasilkan laba tahunan lebih dari NT$100 juta pada 2026 dan berencana memulai proses penawaran umum perdana (IPO) pada 2028. Hal ini menunjukkan momentum kuat peralihannya dari “rekening cadangan” menjadi “rekening utama” pengguna.11
Tantangan dan kontroversi: penipuan, privasi, monopoli, dan pengalaman pengguna
Namun, ketergantungan yang tinggi juga membawa risiko besar. Grup LINE telah menjadi salah satu pusat utama penyebaran disinformasi dan pesan penipuan di Taiwan. Mulai dari manipulasi politik oleh pabrik konten hingga pemerasan dengan ancaman oleh pelaku yang menyamar sebagai tetangga, rantai industri gelap merajalela di dalam grup-grup tertutup.9 Selain itu, pembaruan kebijakan privasi LINE juga telah beberapa kali memicu penolakan. Kekhawatiran pengguna mengenai aliran data pribadi dan monopoli platform tidak pernah mereda.16
Dalam beberapa tahun terakhir, strategi komersialisasi LINE turut memicu kontroversi mengenai pengalaman pengguna. Jumlah iklan yang terus bertambah dalam antarmuka, serta mekanisme pendaftaran dan masuk yang mewajibkan penautan nomor telepon, telah mengganggu sebagian pengguna.14 Khusus dalam hal keamanan akun, meskipun LINE menyediakan fitur seperti autentikasi dua faktor, masuk dari lokasi lain dapat membuat perangkat lain keluar secara otomatis. Di samping itu, peretas dapat memanfaatkan pesan suara untuk memperoleh kode verifikasi. Akibatnya, pembajakan akun kerap terjadi dan menimbulkan keraguan pengguna terhadap keamanan LINE.12 Monopoli de facto yang terbentuk akibat pangsa pasarnya yang tinggi membuat pengguna sulit berpindah platform dengan mudah meskipun tidak puas terhadap iklan dan masalah keamanan. Pasalnya, hampir semua kerabat, teman, rekan kerja, bahkan urusan pemerintahan telah terkonsentrasi di LINE.13
Untuk menyediakan fitur yang lebih canggih, LINE meluncurkan layanan langganan berbayar “LINE Premium” di Taiwan pada Maret 2026 dengan biaya NT$165 per bulan. Fitur utama versi berbayar mencakup pencadangan riwayat percakapan lintas sistem operasi, penarikan pesan tanpa jejak, ruang pencadangan lanjutan sebesar 100 GB, album dengan kualitas gambar asli, serta fon dan ikon yang dapat disesuaikan.15 Meskipun menawarkan berbagai fitur praktis, pasar masih terbagi mengenai nilai dan kebutuhan layanan tersebut. Sebagian pengguna menganggap fiturnya bermanfaat, tetapi banyak pula yang mempertanyakan apakah biaya NT$165 per bulan sepadan, terutama ketika versi gratisnya telah dipenuhi iklan.17
Selain itu, “warisan digital” telah muncul sebagai kontroversi baru. Ketika seorang pengguna meninggal dunia, pewarisan riwayat percakapan, aset stiker berbayar, dan saldo LINE Pay dalam akun LINE miliknya masih berada dalam batas hukum yang kabur di Taiwan.18 Karena akun LINE sangat erat ditautkan dengan nomor ponsel, aset digital terkait dapat ikut hilang setelah nomor tersebut dinonaktifkan. Hal ini menjadi persoalan rumit pada era digital karena mempertemukan hak waris dengan hak privasi.19
Dalam upaya melakukan transformasi, LINE juga meluncurkan platform video pendek LINE VOOM untuk bersaing dengan TikTok dan Instagram Reels. Namun, jumlah kunjungan dan penilaian pengguna terhadapnya di Taiwan masih terpolarisasi.20
Ketika sebuah perangkat lunak komersial pada praktiknya menjalankan fungsi infrastruktur komunikasi tingkat negara, keamanan dan dimensi publiknya menjadi persoalan jangka panjang yang harus dihadapi masyarakat Taiwan.
Referensi
- Line (perangkat lunak) — Wikipedia — Sejarah perkembangan perangkat lunak LINE dan informasi versi globalnya.↩
- Warga Taiwan gemar menggunakan LINE! Tingkat penetrasi melonjak hingga 93%, lebih dari separuh pengguna berat membukanya 22 kali sehari — Yahoo News — Survei tingkat penggunaan pada 2024; sumber data tingkat penetrasi 93% dan frekuensi penggunaan 22 kali sehari oleh pengguna berat.↩
- Air mata zaman! Mengapa layanan pesan instan dan MSN jatuh dari singgasananya? Warganet menunjukkan kesalahan fatal: membunuh diri sendiri — MSN News — Latar belakang perpindahan massal pengguna pesan instan Taiwan akibat penghentian layanan MSN.↩
- Tidak dapat meninggalkan LINE setelah mulai menggunakannya? Warganet mengungkap alasan LINE “menaklukkan pasar Taiwan” — Yahoo News — Perbandingan antara kontroversi WhatsApp berbayar pada 2013 dan strategi pelokalan LINE.↩
- Peringatan 10 tahun LINE Creators Market, kreator stiker Taiwan melampaui satu juta orang — LINE Plus Corp — Statistik resmi LINE mengenai ekosistem kreator stiker Taiwan.↩
- Ekonomi stiker LINE berkembang pesat, rata-rata akumulasi penjualan sepuluh kreator teratas Taiwan mencapai NT$200 juta — Commercial Times — Sumber data penjualan kreator papan atas seperti “Bugcat Capoo”.↩
- LINE Pay memperluas penetrasi di kawasan nonmetropolitan — Economic Daily News — Laporan mengenai ekspansi LINE Pay di pasar kawasan nonmetropolitan.↩
- Frekuensi penggunaan LINE sangat tinggi! Lebih dari 14 kali sehari, lebih dari separuhnya merupakan pengguna berat yang membuka aplikasi 22 kali sehari — NOWnews — Statistik penggunaan berfrekuensi tinggi yang menjadi landasan budaya kartu bergambar ala generasi tua.↩
- Dari mana asal disinformasi dalam grup LINE? Investigasi lintas negara melacak rantai industri “pemasaran langsung” pabrik konten — The Reporter — Laporan investigatif mendalam mengenai disinformasi dan mobilisasi politik.↩
- Setelah beroperasi selama 4,7 tahun, LINE Bank membukukan laba bulanan dan menjadi bank digital pertama di Taiwan yang meraih laba — Situs resmi LINE Bank — Pengumuman resmi mengenai laba bersih bulanan sebelum pajak bank digital tersebut.↩
- Bank digital pertama yang menghasilkan uang! LINE Bank mengejar laba ratusan juta dan paling cepat melantai di bursa pada 2028 — Global Views Monthly — Laporan mengenai rencana IPO dan prospek laba LINE Bank.↩
- Gelombang besar pembajakan akun LINE! Pesan suara menjadi celah keamanan informasi, berikut langkah penonaktifannya di tiga operator telekomunikasi utama — LINE TODAY — Laporan mengenai pembajakan akun akibat celah keamanan pesan suara.↩
- Mungkinkah popularitas LINE mereda? Warganet mengungkap “satu faktor utama”: mustahil digantikan! — FTV News — Pembahasan mengenai monopoli LINE akibat efek jaringan di Taiwan.↩
- Beriklan melalui LINE LAP memerlukan strategi! Simak tiga logika pemasaran di baliknya — Digit Spark — Cara kerja platform iklan LINE LAP.↩
- LINE Premium resmi diluncurkan di Taiwan! Apakah biaya NT$165 per bulan sepadan? Simak sepuluh fitur utamanya — Cheers — Penjelasan tentang fitur dan harga peluncuran LINE Premium di Taiwan.↩
- Kebijakan privasi baru LINE memicu kontroversi, pernyataan resmi memberikan penjelasan — Scoop — Kontroversi akibat pembaruan kebijakan privasi dan tanggapan resmi.↩
- Sepuluh fitur versi berbayar LINE telah diluncurkan, apakah NT$165 per bulan sepadan? Warganet terbelah menjadi dua kubu — Yahoo Finance — Perdebatan pengguna yang terpolarisasi mengenai nilai LINE Premium.↩
- Tantangan kelembagaan hukum warisan digital: privasi, hak waris, dan pembangunan kerangka hukum Taiwan — New Congress — Analisis kebijakan mengenai wilayah abu-abu hukum warisan digital.↩
- Panduan lengkap warisan digital: bagaimana menangani nomor ponsel setelah anggota keluarga meninggal? Dapatkah akun LINE diwariskan? — One Star — Panduan praktis mengenai penonaktifan nomor ponsel dan pewarisan akun LINE.↩
- Sebenarnya kami mengunggah informasi terbaru di LINE VOOM, tetapi jumlah kunjungannya sangat buruk — Threads — Pengamatan langsung kreator mengenai kinerja kunjungan LINE VOOM.↩