Pos Pos: Bagaimana Sepatu Sekrup Menembus Institusi, Jalan Pegunungan, dan Kehidupan Sehari-hari

Pada 1888, Liu Mingchuan (劉銘傳) mendirikan Kantor Pos Taiwan di Taipei. Pada 1895, pasukan Jepang mengambil alih, dan pada 2003, ia diubah menjadi Perusahaan Pos Chunghwa. Dari kurir mengirim surat, tabungan pos, hingga i-Box, jaringan yang tampak kuno ini sebenarnya menyampaikan bagaimana layanan negara dapat mencapai setiap rumah.

Ringkasan 30 detik: Pada 1888, Liu Mingchuan (劉銘傀) mendirikan Kantor Pos Taiwan di Taipei. Setelah 1895, pos ditempatkan dalam jaringan transportasi dan telekomunikasi kolonial Jepang. Hari ini, Pos Chunghwa tidak hanya mengirim surat, mengelola tabungan, menjual asuransi, dan melakukan logistik, tetapi juga merevolusi dirinya melalui kotak pos 24 jam dan kantor pos mobile. Artikel ini ingin mengatakan bahwa fungsi paling penting pos tidak hanya mengirimkan surat, tetapi memberi kesempatan bagi seseorang di kejauhan, sejumlah tabungan kecil, atau layanan publik untuk mencapai alamat spesifik seseorang.

Foto luar gedung Pos Taipei, 2019.

Gambar: Solomon203/Wikimedia Commons halaman berkas, CC BY-SA 4.0.

Sebuah Surat Tanpa Nomor Rumah

Kotak pos merah di jalan Taipei.

Gambar: CEphoto, Uwe Aranas/Wikimedia Commons halaman berkas, CC BY-SA 3.0.

Pada 2015, Kantor Pos Yunlin Shuiyin menerima sebuah surat dari Taoyuan. Pada amplopnya hanya ada kode pos dan beberapa kata "Nyonya Lin", tanpa alamat. Secara aturan, surat ini bisa menjadi "surat mati", tetapi petugas pos Lin Hongqi (林宏錡) membaca tulisan tangannya dan menduga pengirimnya muda, lalu teringat ada seorang gadis Lin yang pindah dari Taoyuan ke wilayahnya. Dengan demikian, ia mencoba menebak dan berhasil menemukan penerimanya pada kali pertama. 1

Beberapa tahun sebelumnya, surat lain dari Yokohama Jepang juga kehilangan alamat, hanya tersisa nama jalan berbahasa Inggris dan nama orangnya. Petugas pos di Douliu, Li Shangxuan (李尚烜), pertama-tama mencari di buku telepon, kemudian membandingkan satu per satu di wilayah pengiriman, dan akhirnya menghabiskan lebih dari sepuluh jam mencari orang di Facebook. Di dalam suratnya adalah sertifikat kerja penerima saat bekerja di Jepang, dan pengirimnya lupa menulis alamatnya, hampir membuat satu babak hidupnya terjebak dalam proses penolakan pos. 1

Cerita-cerita ini seperti film, namun bukanlah prosedur standar sistem pos. Mereka menunjukkan lapisan di balik prosedur standar: alamat adalah aturan pada kertas, tetapi petugas pos menggunakan pengetahuan lokalnya untuk menerjemahkan aturan menjadi "aku tahu ini orang tinggal di mana".

📝 Catatan kurator: Yang paling menyentuh tentang pos bukanlah "misinya harus tercapai", tetapi ketika alamat gagal, masih ada seseorang yang rela memperlakukan sebuah nama sebagai petunjuk, bukan kesalahan.

Enam Belas Pasal di Benteng Taipei

Pada tanggal 21 Februari 1888, gubernur pertama Taiwan, Liu Mingchuan (劉銘傳), menerbitkan "Pasal Pos Taiwan" sebanyak enam belas pasal. Sebulan kemudian, pada tanggal 22 Maret, Kantor Pos Taiwan didirikan di Taipei, mulai menerbitkan stempel pos dan menerima surat pribadi. Pos Chunghwa secara resmi memandang sejarah ini sebagai awal dari sistem pos modern Taiwan, namun juga secara khusus menjelaskan bahwa inovasi ini belum tersebar ke wilayah daratan yang dikuasai Dinasti Qing. 2 3

Ada satu kontras yang mudah tertutupi oleh kronologi. Bayangan pos modern Taiwan tidak berasal dari sebuah mesin negara yang lengkap, tetapi dari seorang penyelenggara lokal yang mencoba sistem baru di kota Taipei. Delapan tahun kemudian, pada tanggal 20 Maret 1896, Dinasti Qing akhirnya menyetujui resmi "Kantor Pos Nasional Qing" berdasarkan draft yang diajukan oleh Hart. Museum Pos memandang hari ini sebagai tanggal di mana pos negara modern mendapatkan status hukum. 2 4

Oleh karena itu, 1888 dan 1896 bukanlah dua cara menulis tentang hal yang sama. Yang pertama adalah pos modern yang didirikan oleh Liu Mingchuan di Taiwan, yang kedua adalah awal resmi pos modern di skala nasional oleh Dinasti Qing. Jika kita menggabungkan keduanya menjadi satu kalimat "pos dimulai pada tahun tertentu", kita akan menghilangkan posisi istimewa Taiwan dalam sejarah institusional.

Di Samping Kotak Pos, Ada Telekomunikasi dan Tabungan

Setelah pasukan Jepang menduduki Taiwan pada 1895, pertama-tama mereka mendirikan kantor pos medan di wilayah yang diduduki. Peta Sejarah Budaya Taiwan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Taiwan mencatat bahwa kantor pos medan ini didirikan sebanyak 23 tempat. Pada April 1896, pasukan Jepang mencabut kantor pos medan, dan pos biasa mengambil alih, dengan pos dan telekomunikasi bergabung dalam "Kantor Pos Telekomunikasi". Pada 1902, kantor pos telekomunikasi dibagi menjadi tiga tingkatan dan kantor keliling. 5

Ini bukan hanya mengganti spanduk. Agar pos dapat beroperasi di jalan pegunungan, pelabuhan, dan kampung baru, ia harus membangun sistem pengelolaan pengiriman, pengiriman, pengiriman, telegram, dan manajemen sumber daya manusia. Berdasarkan peta benteng Taiwan dan dokumen sejarah terkait, Akademi Ilmu Pengetahuan Taiwan merangkum 92 kantor pos telekomunikasi, di mana 52 adalah kantor pos telekomunikasi, serta beberapa kantor pos, kantor telekomunikasi, dan berbagai bentuk kantor keliling. Simbol-simbol kecil di peta sebenarnya adalah peta bagaimana pemerintah kolonial membagi ruang menjadi unit yang dapat dikelola. 5

Dari jejak sejarah resmi Pos Chunghwa dan arsip memori budaya nasional, kita dapat melihat bahwa sistem ini tidak hanya melayani penjajah. Sistem ini juga mengembangkan tabungan, pertukaran valuta asing, asuransi, dan telepon. Setelah perang, mekanisasi, pos pedesaan, dan tabungan pos juga dimasukkan ke dalam rencana pembangunan. Pos lalu masuk ke kehidupan setempat, menjadi jendela untuk mengirim surat, menabung uang, mengirim uang, dan menunggu kabar. 2 6

Dengan kata lain, pos bukan hanya saluran bagi pemerintah untuk mengirimkan perintah, tetapi juga saluran bagi orang biasa untuk mengirimkan surat keluarga, barang, dan uang ke kehidupan mereka. Kedua arah ini berada secara bersamaan adalah pertentangan pertama yang ditinggalkan pos di Taiwan.

1968: Mesin Mulai Mengambil Alih Surat

Arsip Memori Budaya Nasional menyimpan sebuah film tahun 1968 berjudul "Pos Hari Ini". Film ini merekam foto gedung pos Taipei, karyawan mengolah surat, dan kurir pos mengendarai motor untuk mengirim surat. Suara narasinya menggambarkan pos sebagai salah satu utilitas publik yang paling erat terkait dengan kehidupan rakyat. Pada saat itu, seluruh Taiwan sudah memiliki 7.218 kantor pos di berbagai tingkatan, dan kementerian pos sedang memfokuskan pada mekanisasi, tabungan pos, dan pos pedesaan sebagai sasaran pembangunan. 6

Mesin dalam film ini bukan sekadar alat efisiensi. Pada tanggal 20 Maret 1970, pos mulai menerapkan kode pos. Pada bulan November tahun yang sama, mesin elektronik otomatis yang dibeli dari Jepang tiba di Taipei, dan pengolahan surat mekanis selesai. Beberapa angka pada amplop kemudian menjadi bahasa bersama antara pengolahan manual dan pengenalan mesin. 6

Pameran permanen "Sejarah Pos" di Museum Pos menempatkan sejarah ini di samping kotak pos, kereta belanja, model alat pengiriman, dan peralatan pengurutan. Modernisasi pos tidak hanya terjadi di peraturan, tetapi juga dalam setiap aksi surat yang diterima di loket, ditimbang, dikirim, dibawa, dan diserahkan kepada petugas pengirim. 4

📝 Catatan kurator: Kode pos terlihat seperti angka yang dingin, tetapi sebenarnya adalah momen di mana Taiwan menyerahkan "aku tahu kamu tinggal di mana" kepada kolaborasi antara manusia dan mesin.

Orang Berpakaian Hijau, Mata yang Cerdas di Tempat

Pekerjaan kurir pos terlihat seperti rute tetap, tetapi sebenarnya mengumpulkan pengetahuan lokal. Kurir pos Yunlin Shuiyin, Wu Zhenxiong (吳振雄), berkata: "Kurir pos selalu datang untuk mengetuk pintu." Di desa-desa tanpa bel, ia harus mengetuk pintu terlebih dahulu, lalu berteriak "Ada orang di rumah!" Suatu hari, para tetua pun meminta ia untuk mengirim surat, mengambil obat, atau membeli makanan siang. Kutipan ini muncul dalam laporan lokal yang dikumpulkan oleh Kantor Pos Chunghwa Yunlin, yang mempertahankan nada aksen lokalnya secara harfiah. 1

Pengetahuan ini juga bisa berguna dalam situasi genting. Laporan resmi mencatat bahwa seorang petugas pos menemukan seorang tetua yang tidak muncul selama beberapa hari saat mengirim surat, lalu memeriksa langsung. Seorang kurir lain menemukan seorang wanita jatuh di jalan saat mengirim surat, membantu menelepon ambulans dan mengunjungi rumah sakit. Ini bukanlah langkah pengiriman yang diminta oleh undang-undang pos, tetapi adalah hasil dari pengamatan lama terhadap "hari ini mengapa orang ini tidak muncul". 1

Sejak 2008, Pos Chunghwa mendorong karyawannya untuk memperhatikan orang tua yang tinggal sendiri saat mengirim surat. Dalam kasus Yunlin yang dikumpulkan resmi, petugas pos akan memperhatikan apakah para tetua muncul di rute tetap, membantu melaporkan, dan bahkan membantu mengurus urusan pos di luar pengiriman. Cerita-cerita ini tidak mewakili setiap rute kurir, tetapi menunjukkan bahwa rute kurir pernah secara sistematis digunakan untuk menangkap kesenjangan sosial lokal. 1

📝 Catatan kurator: Ketika seorang kurir diingat oleh para tetua sebagai "orang yang datang lima hari seminggu", pos tidak lagi hanya sistem pengiriman. Ia juga menjadi titik kunjungan yang dapat diprediksi dalam kehidupan pedesaan.

Sebuah Perusahaan, Masih Membawa Beban Layanan Umum

Pada 1949, Kantor Pos dan Kantor Tabungan Pos pindah ke Taiwan. Pada tanggal 1 Januari 2003, Kantor Pos diubah menjadi Perusahaan Terbatas Pos Chunghwa yang dimiliki 100% oleh Kementerian Transportasi. Bentuk perusahaan berubah, tetapi pelayanan pos, tabungan, transfer uang, asuransi jiwa sederhana, dan kegiatan mengoleksi stempel pos tetap dikelompokkan dalam jaringan layanan yang sama. 2 3

Model "tiga industri bersama" ini membuat pos tidak seperti perusahaan pengiriman yang hanya melayani satu jenis layanan, dan tidak seperti bank yang hanya menangani deposito. Pos harus menghadapi persaingan dari perusahaan pengiriman swasta dan sektor keuangan di kota-kota besar, sambil tetap memastikan layanan dasar di pulau terpencil, pegunungan, dan kota-kota kecil. Catatan sejarah lokal di Chiayi menunjukkan bahwa Chiayi telah ditetapkan sebagai stasiun pos utama sejak 1888, dan gedung pos lama yang dibangun pada 1939 kemudian dideklarasikan sebagai bangunan bersejarah pada 2004. Pos meninggalkan bukan hanya titik layanan, tetapi juga memori material kota. 6

Profil perusahaan Pos Chunghwa juga mengakui bahwa pasar dan tren digital telah mengubah kondisi operasional pos. Pos menjaga pelayanan pos, transfer uang, dan asuransi, sambil mendorong logistik cerdas, keuangan digital, dan AI anti-penipuan. Masalahnya bukan hanya pada "apakah harus digitalisasi", tetapi bagaimana sebuah sistem yang bertanggung jawab atas layanan umum dapat melakukan kedua hal tersebut: akses rendah dan kecepatan tinggi. 2

Sebuah Gedung Pos adalah Peta

Pos tidak hanya ada di rute kurir, tetapi juga di pemandangan kota. Gedung pos Chiayi yang selesai pada 1939, semula adalah kantor pos kelas satu di era Jepang. Hari ini, ia dilestarikan sebagai bangunan bersejarah, dan ruang internalnya secara keseluruhan masih ada. Nilai pelestarian arsitektur ini tidak hanya pada estetika fasad, tetapi pada fakta bahwa ia pernah menggabungkan pengiriman, pengiriman, pengiriman, dan administrasi lokal pada satu alamat. 6

Sejarah pos Taipei juga saling tumpang tumpang dengan ruang kota. Liu Mingchuan merencanakan gedung pos utama di Taipei, pada masa Jepang pos dan telekomunikasi digabungkan, dan setelah perang mereka dipisahkan. Oleh karena itu, pos selalu terhubung dengan jalan, kabel, motor, loket, dan orang-orang yang sedang menunggu. 2 3 7

Ketika sebuah gedung pos dilestarikan, yang dilestarikan adalah satu ukuran kehidupan publik: orang tidak perlu menjadi sebuah perusahaan besar atau menguasai istilah keuangan, cukup masuk ke dalam gedung, mereka bisa mengirim surat, mentransfer uang, menabung, atau bertanya tentang sesuatu. Inilah yang membuat gedung pos berbeda dari toko komersial biasa.

Tempat Lain di Buku Tabungan

Pos sering diingat sebagai "tempat mengirim surat", tetapi tabungan, transfer uang, dan asuransi jiwa sederhana selalu menjadi bagian pentingnya. Data resmi mengelompokkan pos, tabungan, dan asuransi sebagai layanan inti, dan menjelaskan bahwa jaringan pos tersebar di desa-desa, kota-kota, dan pulau-pulau terpencil. Bagi banyak orang, yang sampai di pos bukanlah kabar dari luar negeri, tetapi layanan keuangan yang bisa dilakukan di dekat rumah. 2

Fungsi ini masih berubah hingga kini. Berita resmi Kementerian Transportasi pada 2023 menunjukkan bahwa Pos Chunghwa bekerja sama dengan Clearstream, memungkinkan nasabah pos untuk mengecek saldo akun pos, rincian transaksi, dan deposito melalui otorisasi kantor pos mobile. Layanan keuangan tidak lagi hanya ada di buku tabungan dan loket, tetapi juga mulai terhubung dengan aplikasi dari lembaga lain. 8

Ekspansi ini juga membawa masalah yang harus dipertahankan: keuangan digital membuat orang yang nyaman dengan ponsel lebih cepat, tetapi tidak bisa mengasumsikan bahwa semua orang dapat masuk, mengotorisasi, dan mengenali risiko dengan sama. Kepedulian publik pos pada akhirnya harus kembali ke pertanyaan apakah ia bersedia menyisihkan sebuah jalur yang bisa ditanya untuk orang-orang yang tidak terbiasa dengan alat baru.

Dari Rute Kurir ke i-Box

Pada 2021, Pos Chunghwa memulai transformasi digital yang lebih lengkap, dengan tiga tujuan: meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pengalaman pelanggan, dan menciptakan model bisnis baru. Laporan iThome menyatakan bahwa aplikasi kantor pos mobile yang diluncurkan pada 2022 telah diunduh lebih dari 5,4 juta kali dalam lebih dari setahun. i-Box yang diluncurkan pada 2016, kemudian memperpanjang waktu pengiriman paket dari jam kerja loket ke 24 jam. 9

Transformasi ini juga bukan tentang mendorong semua orang ke dalam ponsel. Berita resmi Kementerian Transportasi pada 2023 menunjukkan bahwa nasabah pos dapat menggunakan otorisasi kantor pos mobile untuk mengecek saldo tabungan pos, rincian transaksi, dan deposito melalui e-Handshakes Clearstream. Pos masih melakukan keuangan, tetapi aksesnya beralih dari loket ke aplikasi dari berbagai lembaga. 8

Pada 2025, Pos Chunghwa mengumumkan bahwa jumlah i-Box telah melebihi 2.400 buah, dan mencantumkan pengiriman B2C lintas negara, pengiriman barang dari zona perdagangan bebas, dan paket e internasional sebagai arah logistik cerdas. Layanan ini membuat pos lebih seperti simpul logistik, dan kata "pos" semakin jauh dari amplop, menuju e-commerce, transaksi lintas negara, dan pengambilan mandiri. 10

Namun, biaya dan keterbatasan transformasi juga jelas. Ketika pos harus mempertahankan layanan pos, transfer uang, dan asuransi di seluruh negeri, sambil sekaligus memperkenalkan logistik cerdas dan keuangan digital, efisiensi, layanan umum, dan hambatan penggunaan tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu aplikasi. Mesin baru dapat mempercepat beberapa proses, tetapi tidak bisa secara otomatis menghilangkan setiap gesekan yang tersisa dari sistem lama. 2

Saat ditanya oleh iThome, Chen Dongle (陳棟梁), manajer Pos Chunghwa, berkata: "Menghadapi tantangan dari tren lingkungan yang sedang berubah, jika pos masih menggunakan model operasional PC dan lokasi fisik, tidak mengubahnya akan punah." 9 Kalimat ini terdengar seperti deklarasi transformasi teknologi, tetapi ketika ditempatkan kembali dalam konteks pos, terdengar lebih seperti sebuah dilema: pos harus cepat, tetapi tidak bisa meninggalkan orang-orang yang butuh loket, butuh dokumen fisik, dan butuh seseorang untuk menjelaskan.

Praktik terbarang dari pemerintah bukanlah menarik kembali seluruh loket, tetapi memecah layanan menjadi berbagai akses: i-Box menangani paket, kantor pos mobile menangani akun dan asuransi, loket pos tetap menangani hal-hal yang membutuhkan konfirmasi tatap muka. Apakah pendekatan ini benar-benar dapat mengurangi tekanan di garis depan, masih perlu dilihat dari apakah sistem terintegrasi, data saling terhubung, dan orang-orang yang tidak terbiasa dengan alat digital tidak tertinggal. 2 8

Alamat Terakhir yang Ditulis adalah Siapa

Dari enam belas pasal di Benteng Taipei, hingga kode pos pada 1970, hingga i-Box hari ini, pos terus mengubah teknologi "kedatangan". Pada zaman Liu Mingchuan, pos harus terlebih dahulu membuat aturan, kantor pos telekomunikasi pada masa Jepang memasukkan wilayah ke dalam jaringan administrasi, mekanisasi setelah perang memungkinkan banyak surat untuk diproses, dan layanan digital kemudian memindahkan paket dan akun ke ponsel dan mesin mandiri. 2 5 7 10

Setiap perubahan membuat sistem lebih efisien, dan setiap kali menentukan kembali siapa yang mudah dilayani dan siapa yang perlu berjalan lebih jauh. Surat tanpa alamat bisa sampai karena bukan karena teknologi tidak ada, tetapi karena seorang petugas pos rela menambahkan pengetahuan lokal untuk mengisi celah institusional. Para tetua yang tinggal sendiri tahu ada seseorang yang akan datang mengetuk pintu, bukan karena pos secara alami lembut, tetapi karena satu rute tetap yang menumpulkan waktu antar-manusia.

Pos terlihat kuno, justru karena ia meletakkan layanan negara ke dalam unit kehidupan sehari-hari terkecil: satu alamat, satu kotak pos, satu buku tabungan, satu kali mengetuk pintu. Masalah sebenarnya yang dihadapi pos bukanlah apakah surat akan menghilang, tetapi apakah setelah semua hal bisa diselesaikan dengan aplikasi, Taiwan masih ingin mempertahankan seseorang yang bisa datang ke pintu rumahmu, yang tahu siapa yang tidak muncul hari ini.

Image sources

  1. Cerita Pos di Yunlin — Laporan lokal yang dikumpulkan oleh Pos Chunghwa, menyediakan skenario nyata tentang surat tanpa alamat, petugas pos, dan orang tua yang tinggal sendiri.2345
  2. Profil resmi Pos Chunghwa — Sejarah, bisnis, reformasi, dan strategi modern Pos Chunghwa.2345678910
  3. Welcome to Chunghwa POST - About Us — Sejarah resmi Pos Chunghwa dalam bahasa Inggris, verifikasi silang pada 1888, 1895, 1896, 1949, dan 2003.23
  4. Museum Pos: Pameran Permanen "Sejarah Pos" — Halaman pameran resmi Museum Pos, menjelaskan sistem pos, pengumpulan, pengiriman, pengiriman, dan pengiriman.2
  5. Industri Pos Taiwan pada Masa Jepang — Peta Sejarah Budaya Taiwan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Taiwan, verifikasi kantor pos medan, kantor pos telekomunikasi, dan 92 kantor.23
  6. Sejarah Pos Chiayi: Asal-usul dan Sejarah — Arsip lokal Pos Chunghwa, verifikasi stasiun pos Chiayi, kantor pos medan, dan bangunan bersejarah 1939.2345
  7. Pos Hari Ini — Film pos tahun 1968 dan penjelasan yang disimpan oleh Arsip Memori Budaya Nasional, verifikasi 7.218 kantor, kode pos, dan mekanisasi.2
  8. Pos Chunghwa Bekerja Sama dengan Clearstream untuk Membuka Bisnis Perbankan — Berita resmi Kementerian Transportasi, menjelaskan layanan kueri kantor pos mobile dan perbankan terbuka.23
  9. Transformasi Digital Pos Abad ke-21, Mengoptimalkan Layanan dengan IT untuk Membangun Lingkaran Hidup Pos — Wawancara eksklusif iThome, verifikasi transformasi digital, kantor pos mobile, i-Box, RPA, dan kutipan Chen Dongle.2
  10. Pos Chunghwa Berpartisipasi dalam Pameran Logistik Bisnis Cerdas Asia Pasifik 2025 — Berita resmi Pos Chunghwa, verifikasi lebih dari 2.400 i-Box dan arah logistik lintas negara.2
Tentang artikel ini Artikel ini disusun secara kolaboratif oleh komunitas serta ditulis dan ditinjau dengan bantuan AI.
Kata kunci
pos kurir kehidupan sehari-hari
Bagikan

Bacaan lanjutan

Anda mungkin juga ingin membaca

Gaya hidup Berkembang · kontribusi komunitas

Kantor Pos: Buka Sejak 1888, Nama Rezim Berganti, Loket Tetap Ada

Pada 1888 Liu Mingchuan mendirikan Kantor Pos Utama Taiwan di Kota Taipei, dan kantor pos kemudian melewati masa pemerintahan Qing, kolonial Jepang, dan sistem BUMN pasca-perang, berkembang dari loket pengiriman surat menjadi jaringan publik tabungan, asuransi, dan perawatan lokal; ia paling biasa, namun paling mampu menunjukkan bagaimana Taiwan mengubah sistem negara menjadi kehidupan sehari-hari.

閱讀全文
Budaya Berkembang · kontribusi komunitas

Prangko Taiwan: Selembar Kertas Kecil, Bagaimana Ia Mencatat Pergantian Rezim dan Kenangan Pulau

Pada 1888, Liu Ming-chuan mendirikan Kantor Pos Resmi di Taipei; sejak itu prangko tidak hanya membayar biaya pos untuk surat, tetapi juga meninggalkan gambaran rezim, perang, industri, dan kehidupan lokal bagi sebuah pulau. Dari prangko Naga Besar, segel stasiun Taiwan, hingga prangko flora-fauna dan budaya suku asli, yang tersimpan dalam ruang seukuran jempol bukanlah kebenaran utuh, melainkan Taiwan yang dipilih setiap era untuk ditampilkan.

閱讀全文
Sejarah Artikel resmi

Peristiwa Lin Shuangwen: Bagaimana Kekaisaran Qing Belajar Kembali Mengelola Taiwan

Pada akhir 1786, peristiwa Lin Shuangwen yang bermula di Taiwan tengah bukan sekadar pemberontakan rakyat yang disebut "ditenangkan" oleh pengadilan Qing, tetapi juga memaksa kekaisaran mengubah kebijakan pelabuhan, sistem tunten, dan pembangunan benteng di Taiwan.

閱讀全文
Gaya hidup Artikel resmi

LINE: “Infrastruktur Digital” Taiwan yang Lahir dari Bencana Gempa

Dengan tingkat penetrasi lebih dari 93% di Taiwan, LINE berkembang dari aplikasi komunikasi yang menggantikan MSN menjadi gerbang kehidupan yang memadukan pembayaran, keuangan, layanan pemerintahan, dan kartu ucapan bergambar ala generasi tua, serta menjadi infrastruktur digital inti masyarakat Taiwan.

閱讀全文